
Kedutaan Besar India di Jakarta bersiap menempati gedung barunya di Jalan Denpasar Raya, Kuningan, mulai September 2026. Duta Besar India untuk Indonesia Sandeep Chakravorty menyebut fasilitas tersebut sebagai rumah baru bagi misi diplomatik India setelah melalui proses pembangunan yang tidak mudah.
Kompleks baru itu untuk pertama kalinya digunakan sebagai lokasi perayaan Hari Kemerdekaan India ke-80 pada Sabtu (15/8/2026), memberi kesempatan bagi komunitas India dan tamu Indonesia melihat langsung gedung tersebut sebelum proses pindahan dimulai bulan depan.
Kapasitas yang Kian Terasa Sempit
Dalam sambutannya, Chakravorty berkelakar bahwa gedung yang semula dirancang besar kini terasa kurang memadai mengingat tingginya antusiasme komunitas India di Jakarta untuk terlibat dalam kegiatan Kedutaan. Ia menyebut pihaknya mungkin perlu mencari lokasi alternatif untuk perayaan skala besar seperti Hari Kemerdekaan dan Hari Republik di masa depan.
Momentum Hubungan Bilateral
Peresmian gedung baru ini berlangsung di tengah menguatnya hubungan India-Indonesia, termasuk kunjungan Perdana Menteri Narendra Modi ke Jakarta pada Juli 2026 yang dinilai sukses dari sisi substansi maupun citra. Chakravorty juga menyoroti rencana pendirian kampus IIM Bangalore di Indonesia dengan perkuliahan dijadwalkan mulai Januari, serta rencana IIT Madras membuka kampus dan pusat inovasi di sejumlah wilayah.
Merefleksikan tiga tahun masa tugasnya, Chakravorty menyebut periode ini sebagai masa produktif bagi hubungan kedua negara, termasuk kunjungan Presiden Prabowo Subianto ke India tahun lalu dan rencana kehadirannya pada KTT BRICS mendatang. Gedung baru di Kuningan diharapkan menjadi ruang bagi kegiatan diplomasi dan keterlibatan komunitas seiring meluasnya kerja sama India-Indonesia.
Catatan Redaksi. IIT dan IIM adalah jaringan institut teknologi dan manajemen negeri India yang seleksi masuknya dikenal sangat ketat, dengan lulusan yang banyak berkarier di industri teknologi dan bisnis global. Pendirian kampus semacam ini di Indonesia dimungkinkan sejak pemerintah membuka ruang bagi perguruan tinggi asing mendirikan cabang di dalam negeri, bagian dari upaya memperluas akses pendidikan internasional tanpa mahasiswa harus kuliah ke luar negeri.
Sumber: Kedutaan Besar India di Jakarta.


