Bali Gapura Marina Perkuat Posisi RI di Peta Yachting Asia Pasifik

Bali Gapura Marina Perkuat Posisi RI di Peta Yachting Asia Pasifik

PT Pelindo Sinergi Lokaseva (PSL), anak usaha PT Pelabuhan Indonesia (Persero), bersama PT Marina Development Indonesia (MDI) resmi mengoperasikan Dock B dan Dock C di Bali Gapura Marina. Marina ini berlokasi di kawasan Bali Maritime Tourism Hub (BMTH), Pelabuhan Benoa, dan dikembangkan sebagai infrastruktur maritim untuk mendukung pertumbuhan industri yachting nasional sekaligus memperkuat posisi Indonesia sebagai destinasi pelayaran dan wisata maritim di Asia Pasifik.

Dengan beroperasinya dua dock pertama dari total lima dock yang direncanakan, Bali Gapura Marina kini mampu melayani hingga 75 yacht, termasuk kapal berukuran hingga 200 kaki. Kapasitas tersebut ditargetkan meningkat bertahap hingga 180 yacht saat seluruh pengembangan rampung pada 2027.

Read More

Direktur Utama PSL, Faruq Hidayat, mengatakan pengembangan marina ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan menghadirkan marina tourism hub berkelas dunia yang mengutamakan kualitas layanan, keberlanjutan, dan teknologi modern. Sementara itu, Presiden Direktur MDI, Ulf Backlund, menyebut Bali Gapura Marina dibangun tidak hanya sebagai fasilitas sandar, tetapi juga sebagai ekosistem marina yang mencakup layanan operasional hingga pengalaman pengguna.

Fasilitas dan Digitalisasi Layanan

Dua dock yang baru beroperasi telah dilengkapi pedestal berstandar internasional untuk pasokan listrik dan air bersih, serta Welcome Station yang mengintegrasikan layanan travel dan concierge, tenant lounge, layanan CIQP (Bea Cukai, Imigrasi, Karantina, dan Otoritas Pelabuhan), hingga check-in seaplane dalam satu lokasi. Salah satu inovasi yang diluncurkan adalah Captain’s Self Check-In & Check-Out CIQP, layanan pertama di Indonesia yang memungkinkan kapten dan pemilik yacht mengurus dokumen kedatangan-keberangkatan secara mandiri dan elektronik sebelum kapal tiba.

Ke depan, kawasan ini akan dilengkapi yacht club, yacht service station, area ritel, dan fasilitas lifestyle. Kedua perusahaan berharap pengembangan ini mampu mendorong kunjungan yacht domestik dan internasional, sekaligus menggerakkan sektor pariwisata, hospitality, logistik maritim, dan UMKM di kawasan Bali.

Sumber: PT Pelindo Sinergi Lokaseva.

Related posts

Leave a Reply