KRI Bima Suci – 945 Legendaris KRI Dewaruci

46

Jakarta – Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu secara resmi menerima langsung KRI Bima Suci – 945, kapal Layar Latih Terbaru Milik TNI Angkatan Laut penerus kapal legendaris KRI Dewaruci, Menhan didampingi oleh Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Ade Supandi, S.E., M.A.P., Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti, Pejabat Kemhan RI serta Pejabat TNI AL, di Dermaga JICT II Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis (16/11).

Menhan mengatakan pembangunan kapal layar latih KRI Bima Suci direncanakan untuk meneruskan tradisi keperkasaan, ketangguhan, dan kejayaan KRI Dewaruci yang saat ini telah genap berusia 64 tahun. KRI Dewaruci telah mengukir prestasi, di antaranya pelayaran muhibah keliling dunia pada tahun 1964 dan tahun 2012, serta berbagai prestasi lainnya pada festival kapal layar latih internasional, di benua Asia, Australia, Amerika, dan Eropa.

Menhan berharap KRI Bima Suci dapat beroperasi dalam kurun waktu yang lebih lama dari KRI Dewaruci mengingat KRI Bima Suci dibangun pada era yang lebih modern dengan tehnologi terkini, walupun tidak mengurangi sifat alamiah dari sebuah kapal layar latih tradisional.

“Mulai saat ini KRI Bima Suci akan memulai untuk mengukir sejarah dengan melahirkan Perwira-Perwira TNI AL terbaik bangsa sebagai kader-kader pemimpin TNI dimasa depan,” tegas Menhan.

Hal tersebut sejalan dengan pidato kenegaraan Presiden RI Joko Widodo pada tanggal 16 Agustus 2017 yang menyampaikan bahwa “Kita harus mendidik anak-anak kita, pemuda Indonesia, menjadi generasi pelanjut sejarah yang cinta tanah air, memiliki etika, budi pekerti, dan sopan santun, mempunyai karakter yang kuat dan tangguh”.

Lebih lanjut, Menhan meyakini kepada seluruh Prajurit KRI Bima Suci dapat berkontribusi secara optimal didalam mengimplementasikan keinginan bapak Presiden tersebut. diatas kapal nantinya akan dibangun karakter kemaritiman anak bangsa yakni para taruna akademi TNI AL dan pemuda Indonesia yang tangguh, tanggap, tanggon dan trengginas.

Tentu hal tersebut merupakan tantangan sekaligus pemacu semangat bagi para prajurit KRI Bima Suci untuk meneruskan tradisi dan nama besar yang telah diukir oleh kapal KRI Dewaruci sebelumnya, yang akan menjadi kebanggaan bagi bangsa Indonesia di sepanjang masa.