
Layanan gadai untuk barang mewah kini merambah kategori jam tangan premium. PT Degadai Solusi Digital, operator platform deGadai, menyebut jam tangan mewah dapat diajukan sebagai jaminan karena memiliki nilai koleksi dan harga pasar sekunder yang berbeda dari harga belinya semula.
Menurut perusahaan, nama besar seperti Rolex, Omega, atau Patek Philippe tidak otomatis menentukan besaran taksiran. Referensi model, material, ukuran, tahun produksi, varian, hingga tingkat permintaan pasar bisa membuat nilai dua jam dari merek yang sama berbeda jauh.
Baca juga:
Kondisi Fisik Jadi Penentu Utama
Selain identitas model, kondisi fisik unit turut diperiksa secara menyeluruh, mulai dari kaca, bezel, dial, casing, bracelet, hingga fungsi mekanisnya. Tanda perawatan atau modifikasi juga menjadi perhatian penilai. Kelengkapan seperti kotak, kartu garansi, dan bukti pembelian dapat mempermudah verifikasi, tetapi bukan syarat mutlak — unit tetap harus melalui pemeriksaan langsung.
Harga di Iklan Belum Tentu Jadi Acuan Pinjaman
Perusahaan mengingatkan bahwa harga jual yang terpampang di marketplace atau iklan daring tidak selalu sama dengan nilai transaksi riil. Waktu penjualan, kondisi barang, dan likuiditas model turut memengaruhi estimasi nilai saat jam dijadikan jaminan. Karena itu, calon nasabah disarankan memahami perbedaan antara nilai pasar, nilai taksiran, nominal pinjaman, serta dana bersih yang diterima, termasuk rincian biaya dan jatuh tempo sebelum menyetujui transaksi.
Terkait pertanyaan umum, misalnya apakah jam Rolex tanpa kotak dan kartu garansi tetap bisa digadaikan, deGadai menyebut hal itu tetap memungkinkan selama lolos pemeriksaan, meski kelengkapan dapat mempengaruhi proses verifikasi. PT Degadai Solusi Digital sendiri telah mengantongi izin usaha pergadaian dari OJK melalui KEP-31/D.05/2023.
Sumber: PT Degadai Solusi Digital (deGadai).





