Telkom AI Connect Dukung 134 Mahasiswa UNM Kenali 7 Jalur Karier AI

Telkom AI Connect Dukung 134 Mahasiswa UNM Kenali 7 Jalur Karier AI
Ilustrasi (AI)

Telkom AI Connect Makassar mendukung pelaksanaan Info Session bertajuk “Kickstarting Your Tech Journey: Finding Your Path in the AI World” yang diselenggarakan oleh Google Developer Group on Campus Universitas Negeri Makassar (GDGoC UNM). Acara yang digelar di Telkom AI Center of Excellence Makassar dan secara daring lewat Zoom pada Sabtu (17/10) ini diikuti sekitar 134 mahasiswa.

Kegiatan tersebut bertujuan membantu mahasiswa mengenali berbagai bidang teknologi sekaligus menentukan jalur belajar yang sesuai minat dan potensi masing-masing. Peserta diperkenalkan pada tujuh jalur belajar, yakni UI/UX Design, Front End Development, Back End Development, Cyber Security, Robotics, Data Science, serta AI/Machine Learning.

Bacaan Lainnya

Baca juga:

Pemetaan Level Kompetensi AI

Selain mengenalkan jalur belajar, Telkom AI Connect Makassar juga memperkenalkan program AI Connect beserta produk digital Telkom, Sobiz dan Apilogy, kepada para peserta. Dalam sesi tersebut juga dilakukan talent leveling untuk memetakan pemahaman mahasiswa terhadap AI, yang hasilnya menunjukkan mayoritas peserta berada di kategori AI Builder dan AI Adopter.

Business and Community Lead Telkom AI Connect Makassar, Sunarti M.R., mengatakan dukungan terhadap komunitas kampus merupakan bagian dari upaya memperluas akses pembelajaran teknologi bagi talenta muda di Makassar. Ia berharap komunitas seperti GDGoC UNM dapat terus menjadi ruang belajar dan berbagi pengetahuan bagi mahasiswa agar mampu memanfaatkan AI untuk menciptakan solusi yang bermanfaat.

Kolaborasi ini diharapkan dapat mendorong lebih banyak komunitas kampus dan mahasiswa di Makassar untuk aktif mengembangkan kompetensi digital melalui kegiatan edukasi dan eksplorasi teknologi, sekaligus menjadi penggerak pertumbuhan talenta digital di daerah.

Catatan Redaksi. Talent leveling adalah metode pemetaan untuk mengetahui sejauh mana seseorang memahami dan menggunakan AI, biasanya dibagi dalam beberapa tingkat mulai dari pengguna pasif hingga pembuat solusi. Kategori AI Adopter merujuk pada orang yang baru memanfaatkan alat AI yang sudah ada, sementara AI Builder merujuk pada yang mulai mampu merancang atau mengembangkan sistem berbasis AI sendiri. Pemetaan semacam ini lazim dipakai dalam program pelatihan digital untuk menyesuaikan materi belajar dengan kemampuan awal peserta.

Sumber: Telkom AI Connect Makassar.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan