
Telkom AI Center Padang berkolaborasi dengan Cybertech Politeknik Negeri Padang (PNP) menggelar lokakarya pengembangan aplikasi berbasis kecerdasan buatan (AI) di Padang pada 10 Oktober 2026. Kegiatan ini diikuti oleh 80 peserta yang mayoritas merupakan mahasiswa dan penggiat teknologi informasi di kota tersebut.
Simulasi Aplikasi Cafe-Flow
Dalam workshop tersebut, peserta diajak membangun Cafe-Flow, sebuah simulasi sistem pemesanan kafe terintegrasi. Lewat aplikasi ini, pelanggan dapat memesan menu melalui pemindaian kode QR, yang kemudian pesanannya diteruskan secara real-time ke layar pemantauan dapur sekaligus terhubung dengan sistem kasir untuk proses pembayaran. Melalui proyek ini, peserta mempelajari alur kerja pengembangan full-stack, mulai dari frontend, backend, hingga pengelolaan basis data dengan bantuan AI.
Perwakilan Telkom AI Center Padang, Syafira Ennisa, menyampaikan bahwa program semacam ini akan terus digelar secara rutin. Ia menyebut tujuan utamanya adalah meningkatkan kapabilitas dan daya saing anak muda Kota Padang di bidang IT agar lebih siap menghadapi kebutuhan industri di masa depan.
Pada akhir kegiatan, setiap peserta ditargetkan mampu menghasilkan prototipe aplikasi yang bisa didemonstrasikan. Pendekatan praktik langsung ini diharapkan membantu peserta memahami cara AI mempercepat proses pemrograman tanpa mengorbankan kualitas pengembangan sistem, sekaligus melatih kemampuan pemecahan masalah lewat simulasi kasus bisnis nyata.
Kolaborasi ini menjadi salah satu upaya memperkuat ekosistem digital di Sumatera Barat, dengan harapan talenta muda setempat semakin siap bersaing di bidang pemrograman dan mampu menciptakan solusi digital yang bermanfaat bagi masyarakat maupun pelaku UMKM lokal.
Catatan Redaksi. Pemesanan via kode QR bekerja dengan menautkan setiap kode ke menu digital toko, sehingga pelanggan langsung memesan dari ponsel tanpa aplikasi terpisah atau kasir bertatap muka. Istilah full-stack dalam workshop ini merujuk pada penguasaan tiga lapisan sistem sekaligus, yakni tampilan yang dilihat pengguna, logika pemrosesan di server, dan penyimpanan data pesanan, yang biasanya dipelajari terpisah namun di sini digabung dengan bantuan AI untuk mempercepat proses coding.
Sumber: Telkom AI Center Padang.





