MicaSense RedEdge-MX Kembali di Indonesia untuk Pantau Tanaman

MicaSense RedEdge-MX Kembali di Indonesia untuk Pantau Tanaman

Menilai kesehatan tanaman di lahan yang luas sulit dilakukan hanya dengan mata telanjang. Banyak tanda stres pada tanaman, seperti kekurangan air atau serangan penyakit di tahap awal, baru terlihat pada panjang gelombang cahaya yang tidak bisa ditangkap mata manusia. Teknologi kamera multispektral hadir untuk mengatasi keterbatasan itu.

MicaSense RedEdge-MX adalah kamera multispektral yang dipasang pada drone untuk merekam lima band cahaya, termasuk Red Edge dan Near-Infrared yang paling sensitif terhadap kondisi vegetasi. Data dari kamera ini diolah menjadi peta indeks seperti NDVI (Normalized Difference Vegetation Index), yang menandai bagian lahan yang sehat maupun yang perlu diperiksa lebih lanjut.

Bacaan Lainnya

Kembali Setelah Sempat Terhenti

Setelah sempat berhenti diproduksi, RedEdge-MX kini hadir kembali dengan sejumlah pembaruan, di antaranya bodi metalik yang lebih tahan digunakan di lapangan serta sistem interfacing yang lebih modern. Meski begitu, lima band spektral dan fitur global shutter tetap dipertahankan. Sensor ini bukan produk baru yang belum teruji, karena telah dipakai pengguna di lebih dari 70 negara selama lebih dari satu dekade dengan kalibrasi profesional yang menjaga konsistensi data untuk studi jangka panjang.

Dari sisi kompatibilitas, RedEdge-MX dapat dipasang pada drone seperti DJI Matrice 400 dan datanya bisa diproses menggunakan perangkat lunak yang umum dipakai di industri, seperti PIX4Dfields, Agisoft Metashape, dan OpenDroneMap. Untuk sektor pertanian dan kehutanan di Indonesia, teknologi ini berpotensi mendukung pemupukan presisi, deteksi dini penyakit tanaman, hingga pemantauan proyek restorasi lahan.

Ketersediaan unit RedEdge-MX di Indonesia saat ini disediakan oleh Halo Robotics, yang juga memberikan pendampingan teknis bagi pengguna dalam mengoperasikan kamera tersebut.

Sumber: Halo Robotics.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan