
Telkom AI Connect Malang, bagian dari Telkom AI Center of Excellence, menggelar Malang AI Innovation Sprint 2026 bersama Nortis AI Academy sebagai co-organizer dan dukungan Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Diskopindag) Kota Malang. Kompetisi ini mengajak talenta muda Malang Raya membuat karya audio visual menggunakan AI generatif.
Pendaftaran dibuka pada 2 hingga 14 November 2026 pukul 23.59 WIB melalui tautan khusus yang disediakan panitia. Puncak acara berupa sprint dan showcase berlangsung pada 18 dan 20 November 2026 di kantor AI Connect Malang, Jalan Basuki Rahmat.
Fokus pada Konten Video Berbasis AI
Berbeda dari edisi sebelumnya, tahun ini kompetisi hanya mengangkat satu jalur, yaitu AI Content Creation. Peserta diminta membuat video pendek, film mini, animasi, iklan, atau podcast visual dengan bantuan AI generatif. Topik besar baru akan diumumkan saat sprint berlangsung agar seluruh tim memulai dari titik yang sama.
Acara ini terbuka gratis untuk mahasiswa, pelajar SMA/SMK, dan masyarakat umum. Peserta dapat mendaftar sendiri atau berkelompok maksimal dua orang, termasuk lintas kampus, sekolah, maupun instansi. Setiap pendaftar wajib melampirkan portofolio karya berbasis AI sebelum panitia menyaring 30 tim untuk masuk babak sprint.
Lima tim dengan nilai tertinggi akan tampil di Final Showcase untuk memperebutkan total hadiah Rp6.000.000, dengan rincian Juara 1 sebesar Rp3.000.000, Juara 2 Rp2.000.000, dan Juara 3 Rp1.000.000, selain sertifikat bagi seluruh peserta. Pada hari yang sama, Demo Day juga membuka maksimal lima booth bagi startup dan komunitas AI setempat.
Business Community Lead Telkom AI Center of Excellence Malang, M Ziaelfikar Albaba, mengatakan AI mempercepat produksi konten, namun ide, konteks, dan penilaian tetap berada di tangan manusia. Ia menambahkan bahwa karya para finalis akan dipamerkan di Demo Day dan berpotensi dilanjutkan dalam kolaborasi dengan pemerintah, industri, serta komunitas kreatif di Malang Raya.
Catatan Redaksi. Pengumuman tema baru saat sprint dimulai, bukan sejak pendaftaran, merupakan praktik umum dalam hackathon agar semua tim memulai dari titik yang sama, sehingga penilaian lebih menyoroti kecepatan berpikir dan kolaborasi ketimbang persiapan yang sudah matang sebelumnya. AI generatif untuk video bekerja dengan mengubah instruksi teks, gambar, atau audio menjadi rangkaian visual baru lewat model yang dilatih dari data dalam jumlah besar, sehingga proses produksi yang biasanya memerlukan kru dan alat syuting bisa dipersingkat menjadi pengaturan prompt dan parameter.
Sumber: Telkom AI Connect Malang (Telkom AI Center of Excellence).





