
Gelaran GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026 yang usai awal Agustus lalu turut membawa dampak positif bagi industri pembiayaan otomotif. Ajang pameran mobil terbesar di Indonesia itu menghadirkan sejumlah model baru, termasuk kian banyak pilihan kendaraan listrik dan hybrid, yang dinilai membuka peluang lebih besar bagi perusahaan pembiayaan kendaraan.
PT BRI Multifinance Indonesia atau BRI Finance menilai tren tersebut sejalan dengan meningkatnya minat masyarakat terhadap kendaraan elektrifikasi. Corporate Secretary BRI Finance, Aditia Fakhri Ramadhani, mengatakan variasi produk yang ditampilkan di GIIAS memberi ruang bagi perusahaan pembiayaan untuk mendukung kebutuhan konsumen yang semakin beragam.
Baca juga:
- BRI Finance Kredit Mobil Baru 2026: Bunga 3,33% Flat, Tenor 5 Tahun
- Pembiayaan Kendaraan Listrik BRI Finance Naik 14,8 Kali Lipat
Penjualan Kendaraan Elektrifikasi Terus Naik
Data yang dikutip BRI Finance menunjukkan penjualan kendaraan elektrifikasi (xEV) sepanjang semester I 2026 mencapai 117.108 unit, atau setara 26,8 persen dari total penjualan mobil nasional. Angka ini mengindikasikan bahwa kendaraan listrik dan hybrid semakin diminati dan mulai menjadi arus utama di pasar otomotif dalam negeri.
Untuk menangkap peluang tersebut, BRI Finance menyediakan skema pembiayaan kendaraan dengan proses pengajuan yang lebih cepat serta bekerja sama dengan jaringan dealer dan Agen Tunggal Pemegang Merek (ATPM). Kolaborasi ini bertujuan memudahkan konsumen memperoleh kendaraan sekaligus pilihan pembiayaan yang sesuai dengan kebutuhan masing-masing.
Sebagai bagian dari strategi tersebut, BRI Finance menawarkan bunga pembiayaan mobil baru mulai 3,33 persen flat per tahun dengan tenor hingga lima tahun. Perusahaan menyatakan optimistis permintaan pembiayaan kendaraan masih akan tumbuh pada paruh kedua tahun ini, seiring bertambahnya pilihan produk otomotif di pasar.
Catatan Redaksi. Kendaraan xEV mencakup mobil listrik penuh maupun hybrid, karena huruf x menandakan variasi teknologi elektrifikasi yang berbeda-beda. Bunga flat berarti persentase bunga dihitung dari pokok pinjaman awal dan tetap sama tiap bulan, berbeda dari bunga efektif yang menyusut seiring cicilan pokok berkurang, sehingga angka flat biasanya terlihat lebih kecil meski beban riilnya bisa berbeda. Adapun ATPM adalah perusahaan yang memegang hak resmi menjual dan mendistribusikan merek mobil tertentu di Indonesia, sehingga kerja sama dengan ATPM memastikan unit yang dibiayai berstatus resmi.
Sumber: PT BRI Multifinance Indonesia (BRI Finance).





