BSI Maslahat Salurkan 250 Paket Sembako untuk Penyintas Kebakaran  Kemayoran

BSI Maslahat Salurkan 250 Paket Sembako untuk Penyintas Kebakaran  Kemayoran
BSI Maslahat

Jakarta Pusat, 11 Juni 2026 — BSI Maslahat menyalurkan 250 paket sembako bagi  penyintas kebakaran di kawasan Kemayoran, Jakarta Pusat. Bantuan tersebut  diserahkan melalui Posko Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI  Jakarta pada Senin (8/6) untuk selanjutnya didistribusikan kepada para penyintas  yang berada di tenda-tenda pengungsian. 

Paket bantuan berisi kebutuhan pokok seperti beras, minyak goreng, gula, mi instan,  dan ikan siap saji. Bantuan ini diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan  dasar para penyintas selama masa tanggap darurat dan pemulihan pascakebakaran. 

Read More

Kebakaran hebat melanda kawasan permukiman padat penduduk di Jalan  Kemayoran Gempol, Kelurahan Kebon Kosong, Jakarta Pusat, pada Senin malam  (01/06). Berdasarkan informasi yang dihimpun dari berbagai sumber, kebakaran  diduga dipicu oleh korsleting listrik dan mengakibatkan lebih dari 300 kepala keluarga  terdampak serta kehilangan tempat tinggal. 

Kini, banyak warga masih bertahan di tenda pengungsian sambil menunggu proses  pemulihan. Di tengah kondisi tersebut, bantuan dari berbagai pihak terus berdatangan  untuk membantu memenuhi kebutuhan para penyintas. 

Ketua RW 05, Yuliyanto, menyampaikan apresiasinya atas bantuan yang diberikan  kepada warga terdampak. “Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh donatur  BSI Maslahat atas bantuan yang diberikan kepada warga terdampak kebakaran.  Bantuan ini sangat berarti dalam membantu memenuhi kebutuhan para penyintas  yang saat ini masih berada di pengungsian,” ujarnya. 

Ungkapan syukur juga disampaikan Darto, salah satu penyintas dari RW 04. “Terima  kasih kepada para donatur BSI Maslahat. Bantuan ini sangat bermanfaat bagi saya  dan keluarga selama kami bertahan di tenda pengungsian,” tuturnya. 

Kisah haru juga datang dari Nurul Saadah, salah satu warga yang rumahnya turut  dilalap si jago merah. “Semuanya habis terbakar, dari tv, kulkas, sepeda Listrik  pokoknya semua alat dan barang kebutuhan rumah tangga habis. Rumah saya bisa dibilang hancur sisa puing-puing saja” ungkapnya. 

Di balik musibah yang menimpa, Nurul mengaku menemukan pengalaman yang  menguatkan hatinya. Saat membersihkan puing-puing rumah, ia menemukan mushaf  Al-Qur’an yang biasa dibacanya berada dalam kondisi utuh. “Saat membersihkan  sisa-sisa puing rumah, saya terkejut karena Al-Qur’an yang biasa saya baca  ditemukan dalam keadaan utuh dan tidak terbakar,” kenangnya. Bagi Nurul, peristiwa tersebut menjadi pengingat akan kebesaran dan kuasa Allah  SWT di tengah ujian yang sedang dihadapi. Hingga saat ini, ia bersama keluarganya  masih tinggal di tenda pengungsian sembari menunggu proses pemulihan.

Melalui penyaluran bantuan ini, BSI Maslahat berharap dapat membantu meringankan  beban para penyintas serta menghadirkan dukungan dan harapan bagi keluarga keluarga yang terdampak. Kepedulian dan kolaborasi berbagai pihak diharapkan  dapat mempercepat proses pemulihan sehingga para penyintas dapat kembali  menjalani kehidupan dengan lebih baik. 

BSI Maslahat
BSI Maslahat
BSI Maslahat

Related posts

Leave a Reply