Kim Garam Diduga Unggah Postingan Q&A Terkait Pencegahan Kekerasan di Sekolah

Kim Garam Diduga Unggah Postingan Q&A Terkait Pencegahan Kekerasan di Sekolah

Seremonia.id – Baru-baru ini, sebuah postingan anonim yang diunggah pada tahun 2020 ke JishikIN, komunitas tanya jawab online Korea yang mirip dengan Quora, dengan detail dan kerangka waktu yang sangat cocok dengan dugaan kekerasan sekolah Kim Garam ditemukan dan menimbulkan kecurigaan bahwa Kim Garam-lah yang menulis.

Secara khusus, dalam postingan berjudul,

“About School Violence Prevention Article 17, Paragraph 1, No. 5”, the following question was made, “This was recorded from my first year of middle school. I’m going to enter an art school. Is it going to be disadvantageous if this is left on my student register? And is the punishment I received worth erasing?.”

Yang jika di bahasa Indonesia kan adalah “Tentang Pencegahan Kekerasan di Sekolah Pasal 17 Ayat 1, No. 5”, pertanyaan berikut dibuat, “Ini direkam dari tahun pertama saya di sekolah menengah. Aku akan masuk sekolah seni. Apakah akan merugikan jika ini dibiarkan di daftar siswa saya? Dan apakah hukuman yang saya terima layak untuk dihapus?.”

Netizen percaya bahwa Kim Garam di balik pertanyaan ini karena postingan tersebut dibuat pada Maret 2020, saat Kim Garam masih duduk di bangku kelas tiga SMP berusia 16 tahun.

Apalagi Komite Penanggulangan Kekerasan Sekolah Kim Garam digelar pada 4 Juni 2018. Dan seperti yang terlihat dalam catatan akademik di postingan JishikIN, hukuman dilakukan pada 9 Juli 2018. Hukuman yang diterima Kim Garam sudah dipastikan level 5 , yang juga cocok dengan yang terlihat di postingan.

Netizen juga yakin bahwa postingan tersebut ditulis oleh Kim Garam berdasarkan fakta bahwa ia saat ini bersekolah di Seoul Performing Arts High School.