
Harga emas dunia (XAUUSD) diperkirakan masih berpeluang melanjutkan tren penguatan pada pekan depan, meski saat ini sudah memasuki area resistance yang berpotensi memicu koreksi jangka pendek. Menurut analis Dupoin Futures, Geraldo Kofit, pelemahan sementara tidak serta-merta mengubah arah tren utama, melainkan bisa menjadi peluang bagi pelaku pasar untuk mencari titik masuk yang lebih ideal.
Support dan Resistance Kunci
Secara teknikal, pola pergerakan naik pada grafik harian emas masih tergolong kuat setelah reli signifikan beberapa pekan terakhir. Dupoin Futures memproyeksikan area 4.179 sebagai support penting yang perlu diperhatikan. Apabila harga terkoreksi ke level tersebut dan membentuk swing low, itu dinilai sebagai sinyal tekanan jual mulai mereda dan momentum beli kembali menguat. Selama harga bertahan di atas support tersebut, target kenaikan berikutnya diproyeksikan di kisaran 4.331, dengan potensi lanjutan menuju 4.382 jika ditopang volume transaksi yang kuat.
Sentimen Data Ketenagakerjaan AS
Selain faktor teknikal, pergerakan emas pekan depan juga akan dipengaruhi rilis data Nonfarm Payrolls (NFP) Amerika Serikat yang menjadi acuan arah kebijakan suku bunga The Fed. Jika data NFP lebih lemah dari ekspektasi, peluang pemangkasan suku bunga oleh The Fed dinilai semakin besar, sehingga dapat menekan dolar AS dan mendorong penguatan emas lebih lanjut. Sebaliknya, data NFP yang lebih kuat dari perkiraan berpotensi membuat The Fed mempertahankan suku bunga tinggi lebih lama, yang dapat memperkuat dolar dan membatasi ruang gerak emas dalam jangka pendek.
Faktor pendukung lain datang dari tren penurunan harga minyak dunia yang meredakan tekanan inflasi, serta pelemahan imbal hasil obligasi pemerintah AS (US Treasury Yield). Kombinasi kedua faktor ini dinilai dapat meningkatkan daya tarik emas sebagai aset lindung nilai di tengah ketidakpastian pasar.
Secara keseluruhan, Dupoin Futures menilai prospek harga emas pekan depan masih berada dalam jalur bullish, dengan koreksi menuju area 4.179 dipandang sebagai bagian dari pergerakan pasar yang sehat dan berpotensi menjadi momentum akumulasi bagi investor.
Sumber: PT. Dupoin Futures Indonesia.





