Indonesia Jadi Mitra Resmi Pertama ASEAN di INNOPROM 2026

Indonesia Jadi Mitra Resmi Pertama ASEAN di INNOPROM 2026
Ilustrasi. Foto: Shuaizhi Tian/Pexels

Indonesia mencetak tonggak sejarah dengan menjadi negara Asia Tenggara pertama yang dipercaya sebagai Official Partner Country pada INNOPROM 2026, pameran industri terbesar di kawasan Eurasia yang digelar 6-9 Juli 2026 di Ekaterinburg, Rusia. Status ini ditandai dengan pembukaan Indonesia Pavilion sebagai pusat promosi industri manufaktur nasional selama pameran berlangsung.

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita menyebut keikutsertaan ini sebagai momentum strategis untuk memperkuat hubungan industri dengan Rusia dan negara-negara Eurasia, khususnya dalam peningkatan investasi, transfer teknologi, hilirisasi industri, serta perluasan akses pasar ekspor produk manufaktur Indonesia menuju visi Indonesia Emas 2045.

Bacaan Lainnya

Kunjungan Pimpinan Rusia

Perhatian besar datang dari Perdana Menteri Federasi Rusia Mikhail Mishustin, yang menjadikan Paviliun Indonesia sebagai salah satu destinasi kunjungan sebelum upacara pembukaan INNOPROM 2026. Rombongan yang didampingi Menteri Perindustrian dan Direktur Jenderal KPAII Tri Supondy meninjau langsung inovasi dan peluang investasi industri manufaktur Indonesia.

Skala Partisipasi

Mengusung tema Navigating Industrial Futures, Indonesia Pavilion menempati area lebih dari 1.500 meter persegi dengan 50 co-exhibitor dari berbagai sektor, mulai dari logam, mesin, dan elektronika, agro, kimia, farmasi, tekstil, hingga industri kecil-menengah dan kawasan industri.

Tri Supondy menjelaskan paviliun ini dirancang sebagai platform penghubung pelaku industri nasional dengan calon mitra strategis dari Rusia dan Eurasia. Melalui forum bisnis dan business matching selama pameran, pemerintah menargetkan lahirnya kerja sama konkret yang dapat segera ditindaklanjuti bagi pengembangan industri kedua kawasan.

Catatan Redaksi. INNOPROM adalah pameran industri tahunan Rusia yang biasa menjadi ajang bertemunya produsen, investor, dan pembuat kebijakan dari kawasan Eurasia untuk membahas manufaktur dan teknologi. Status Official Partner Country umumnya diberikan pada satu negara tamu tiap edisi, memberi ruang pameran lebih luas dan akses lebih besar ke forum bisnis serta pertemuan dengan delegasi resmi negara tuan rumah, berbeda dari peserta reguler yang hanya menyewa stan.

Sumber: Kementerian Perindustrian RI melalui siaran pers vritimes.com.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan