BP Tapera Gelar Akad Massal 62.710 KPR FLPP di Batang

BP Tapera Gelar Akad Massal 62.710 KPR FLPP di Batang
Ilustrasi (AI)

Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera) bersama Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman kembali menggelar akad massal Kredit Pemilikan Rumah (KPR) subsidi skema Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP). Kegiatan yang berlangsung di Perumahan Puri Delta City Side, Kabupaten Batang, Jawa Tengah ini melibatkan 62.710 debitur, dengan 200 orang hadir langsung dan sisanya mengikuti secara daring dari ratusan titik di seluruh Indonesia.

Presiden Prabowo Subianto hadir dalam acara tersebut, menyerahkan kunci rumah secara simbolis kepada 10 debitur perwakilan yang berasal dari berbagai profesi, mulai dari pengemudi ojek online, asisten rumah tangga, guru, perawat, hingga anggota TNI dan Polri. Sebelum seremoni, Presiden juga sempat mengunjungi rumah warga penerima manfaat program subsidi ini.

Read More

Rekor Penyaluran Tertinggi

Komisioner BP Tapera, Heru Pudyo Nugroho, mengungkapkan bahwa akad massal kali ini digelar serentak di sedikitnya 130 titik yang tersebar di 372 kabupaten/kota pada 36 provinsi. Selain KPR subsidi, akad juga dilakukan untuk 7.100 debitur Kredit Usaha Rakyat (KUR) Perumahan dengan total nilai mencapai Rp880 miliar.

Secara akumulatif, realisasi penyaluran FLPP sepanjang 2026 tercatat telah mencapai 118.756 unit rumah senilai Rp14,76 triliun per 29 Juli. Angka ini melanjutkan tren kenaikan penyaluran FLPP dalam beberapa tahun terakhir, setelah sempat menurun pada 2024 sebelum kembali naik ke rekor 278.868 unit pada 2025.

Perkuat Layanan Digital

Heru menambahkan bahwa BP Tapera terus memperkuat tata kelola rumah subsidi lewat inovasi digital bertajuk Trilogi Stok, yang mengintegrasikan data ketersediaan rumah secara real-time antara pengembang, bank penyalur, dan konsumen. Langkah ini disebut sebagai bentuk perlindungan konsumen agar rumah subsidi benar-benar layak huni sebelum akad dilakukan. Pihaknya juga tengah menyiapkan skema perluasan manfaat KPR subsidi bagi hunian tapak maupun vertikal, terutama untuk pekerja di kawasan industri.

Sumber: BP Tapera.

Related posts

Leave a Reply