
Bank Raya, bank digital bagian dari BRI Group, meraih dua penghargaan sekaligus pada tahun ini: peringkat 32 dari 100 perusahaan dalam Danantara Indonesia CX100 Award 2026, serta Disway Awards Trusted & Popular Brand 2026 untuk kategori Bank Digital. Pencapaian ini disebut perusahaan sebagai hasil dari konsistensi menghadirkan inovasi layanan di Aplikasi Raya.
Danantara Indonesia CX100 Award 2026 diikuti oleh 154 peserta dari seluruh perusahaan BUMN yang berhadapan langsung dengan pengguna akhir. Penilaian dilakukan berdasarkan tiga parameter utama, yakni ketepatan layanan, kemudahan akses, dan kenyamanan emosional nasabah. Bank Raya tercatat unggul khususnya di kategori bank digital dan e-wallet.
Lebih dari 100 Fitur di Aplikasi Raya
Direktur Utama Bank Raya, Ida Bagus Ketut Subagia, mengatakan penghargaan tersebut menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas pengalaman nasabah. Hingga saat ini, Bank Raya telah menghadirkan lebih dari 100 fitur di Aplikasi Raya untuk mendukung transaksi digital dan pengelolaan keuangan sehari-hari.
Dua inovasi yang diluncurkan sepanjang 2026 adalah Raya Active, fitur yang menghubungkan aktivitas fisik dengan kebiasaan menabung dan terintegrasi dengan Health Connect maupun Apple Health, serta Raya Jejak Hijau, fitur yang menampilkan estimasi emisi karbon yang dihemat dari transaksi digital nasabah. Fitur kedua dikembangkan bersama Jejakin melalui solusi CarbonIQ.
Sementara itu, Disway Awards Trusted & Popular Brand 2026 diberikan berdasarkan kurasi Disway bersama Infovesta Utama, yang melibatkan survei terhadap 20.000 responden pada Juli hingga Agustus 2026. Bank Raya menyatakan akan terus memperluas akses layanan keuangan digital bagi masyarakat Indonesia ke depannya.
Catatan Redaksi. Health Connect dan Apple Health adalah platform bawaan Android dan iOS yang mengumpulkan data langkah atau aktivitas fisik dari berbagai aplikasi dan perangkat, sehingga fitur seperti Raya Active bisa membaca kebiasaan olahraga pengguna tanpa sensor sendiri. Estimasi emisi karbon pada fitur semacam Jejak Hijau umumnya dihitung dengan membandingkan jejak karbon transaksi digital terhadap aktivitas konvensional, seperti ke kantor cabang atau transaksi tunai, menggunakan faktor emisi standar.
Sumber: PT Bank Raya Indonesia Tbk.





