Waskita Beton Precast Garap Batching Plant Tol Yogyakarta-Bawen

Waskita Beton Precast Garap Batching Plant Tol Yogyakarta-Bawen
Ilustrasi (AI)

PT Waskita Beton Precast Tbk mendirikan batching plant khusus di Magelang, Jawa Tengah, untuk memenuhi kebutuhan beton readymix pada pembangunan Jalan Tol Yogyakarta–Bawen Seksi 3. Fasilitas ini dibangun guna mendukung pengerjaan ruas Simpang Susun Magelang hingga Simpang Susun Borobudur yang dikerjakan oleh konsorsium PP-Waskita-Wika KSO.

Lokasi Dekat Proyek, Produksi Lebih Efisien

Kepala Divisi Corporate Secretary Waskita Beton Precast, Fandy Dewanto, menjelaskan bahwa kedekatan lokasi batching plant dengan area proyek menjadi keunggulan utama dalam menjaga efisiensi produksi dan pengiriman beton. Menurutnya, jarak yang relatif dekat memungkinkan kebutuhan beton proyek terpenuhi tepat waktu tanpa mengorbankan kualitas sesuai spesifikasi yang ditetapkan.

Bacaan Lainnya

Baca juga:

Batching Plant WSBP Magelang memiliki kapasitas produksi hingga 88.704 meter kubik per tahun, dengan mutu beton yang dapat disesuaikan dengan permintaan proyek. Dalam proses produksinya, perusahaan juga memanfaatkan fly ash atau limbah residu pembakaran batu bara sebagai substitusi sebagian semen, sebagai bagian dari komitmen terhadap produksi yang lebih ramah lingkungan.

Tol Yogyakarta–Bawen Seksi 3

Jalan Tol Yogyakarta–Bawen Seksi 3 membentang sepanjang 8,20 kilometer dari STA 44+400 hingga STA 52+300, ditambah ruas interchange sepanjang 2 kilometer. Ruas ini menghubungkan Simpang Susun Borobudur dengan Simpang Susun Magelang, dan diharapkan dapat memperlancar mobilitas masyarakat, mempercepat distribusi logistik, serta mendorong pertumbuhan ekonomi di wilayah sekitarnya.

Fandy menambahkan bahwa perusahaan berkomitmen memastikan setiap produk beton yang disuplai memenuhi standar kualitas dan spesifikasi teknis proyek, sejalan dengan upaya Waskita Beton Precast mendukung pembangunan infrastruktur strategis di Indonesia.

Catatan Redaksi. Batching plant adalah fasilitas pencampur beton readymix, dan lokasinya kerap didekatkan ke proyek karena beton punya rentang waktu terbatas sebelum mengeras, sehingga jarak pengiriman yang singkat ikut menjaga mutu saat dicor. Fly ash sendiri adalah residu pembakaran batu bara di PLTU yang dipakai menggantikan sebagian semen, praktik lazim di industri konstruksi karena mengurangi kebutuhan semen baru sekaligus memanfaatkan limbah industri.

Sumber: PT Waskita Beton Precast Tbk.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan