Solar & Storage Live Indonesia 2026 Digelar di ICE BSD City

Solar & Storage Live Indonesia 2026 Digelar di ICE BSD City

Pameran dan konferensi gabungan Solar & Storage Live Indonesia 2026 serta EVCharge Live Indonesia 2026 akan berlangsung pada 11-12 November 2026 di Indonesia Convention Exhibition (ICE), BSD City, Tangerang. Acara yang diselenggarakan oleh Terrapinn ini digelar seiring akselerasi target energi surya nasional dan perluasan ekosistem pengisian daya kendaraan listrik di Indonesia.

Penyelenggara memperkirakan acara edisi kedua ini akan mempertemukan lebih dari 5.000 peserta, lebih dari 120 pembicara, serta lebih dari 100 sponsor dan peserta pameran dari sektor energi, tenaga listrik, dan mobilitas listrik. Momentum ini muncul setelah Bappenas dan PLN pada September 2026 mengumumkan rencana pengembangan 100 GW tenaga surya yang didukung sistem penyimpanan energi baterai (BESS), sementara jaringan pengisian daya kendaraan listrik di Tanah Air tercatat mencapai 4.769 unit di 3.097 lokasi per April 2026.

Bacaan Lainnya

Pembicara dari Pemerintah dan Industri

Selama dua hari, acara ini menghadirkan diskusi di empat panggung dan delapan jalur tematik, mulai dari tenaga surya komersial-industri, penyimpanan energi dan baterai, hingga infrastruktur pengisian daya dan elektrifikasi armada. Beberapa pembicara yang dijadwalkan hadir antara lain Togu Pardede dari Bappenas yang akan membahas prioritas transisi energi surya nasional, serta Yusuf Nugroho dari Kementerian Perhubungan yang akan membahas ekosistem kendaraan listrik yang aman. Sejumlah perwakilan PLN, BPI Danantara Indonesia, PT SMI, ESDM, Kantor Staf Presiden, AISMOLI, hingga perusahaan seperti Grab Indonesia, Lazada Indonesia, dan ASDP Indonesia Ferry juga turut mengisi sesi diskusi.

Area Pameran dan Peserta

Di area pameran, pengunjung dapat menjelajahi teknologi dari lebih dari 100 sponsor dan peserta pameran, termasuk Deye Inverter sebagai Sponsor Diamond, Infineon sebagai Sponsor Gold EVCharge Live, dan AMPECO sebagai Sponsor Silver. Peserta pameran lain mencakup RatedPower, Suryanesia, dan Studer Cables AG untuk sektor solar, serta Green24 Holding, PT Sumber Daya Alamindo, dan Statiq untuk sektor EV charging. Teknologi yang dipamerkan meliputi panel PV surya, inverter, sistem penyimpanan baterai, hingga platform manajemen pengisian daya kendaraan listrik.

Managing Director Terrapinn Asia, Paul Clark, menyebut skala pameran tahun ini berlipat ganda dibandingkan tahun sebelumnya, mencerminkan antusiasme terhadap rencana energi bersih Indonesia. Acara ini terbuka gratis bagi pengunjung yang mendaftar lebih dulu, dengan satu tiket memberikan akses ke kedua pameran di Hall 3 dan 3A ICE BSD City.

Sumber: Terrapinn.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan