Gedung Kesehatan POLTERA Garapan Waskita Rampung Agustus

Gedung Kesehatan POLTERA Garapan Waskita Rampung Agustus

PT Waskita Beton Precast Tbk memasuki tahap akhir pembangunan Gedung Kuliah Jurusan Kesehatan Politeknik Negeri Madura (POLTERA). Pekerjaan saat ini difokuskan pada penyelesaian arsitektur bangunan, instalasi mekanikal, elektrikal, dan plumbing (MEP), serta penuntasan berbagai ruang praktik dan fasilitas pembelajaran kesehatan.

Fasilitas Mini Hospital

Salah satu bagian penting dari gedung ini adalah area praktik berkonsep mini hospital yang dirancang menyerupai lingkungan pelayanan kesehatan sungguhan. Area tersebut mencakup ruang Objective Structured Clinical Examination (OSCE), ruang triase, ruang medikal bedah, hingga sejumlah ruang simulasi pelayanan kesehatan lain bagi mahasiswa.

Bacaan Lainnya

Selain ruang praktik, tim proyek juga tengah menyempurnakan sejumlah fasilitas pendukung seperti lift, utilitas bangunan, area paving, dan dinding penahan tanah di sekitar lingkungan gedung. Hingga rilis ini diterbitkan, progres pembangunan telah mencapai 92 persen, berada di atas target jadwal yang dipatok, dan direncanakan tuntas pada akhir Agustus 2026.

Fandy Dewanto, Kepala Divisi Corporate Secretary Waskita Beton Precast, mengatakan pihaknya berkomitmen menuntaskan seluruh pekerjaan fisik sekaligus memastikan lingkungan belajar yang berkualitas dan aman bagi mahasiswa kesehatan. Sementara itu, Humas POLTERA, Taufik Hidayat, menyebut kehadiran gedung baru ini diharapkan memberi pengalaman belajar yang lebih aplikatif sehingga lulusan siap menjawab kebutuhan dunia kerja maupun pelayanan kesehatan masyarakat.

Proyek ini menjadi salah satu bukti kapabilitas Waskita Beton Precast dalam mengerjakan infrastruktur pendidikan dengan spesifikasi teknis kompleks, sekaligus menegaskan komitmen perusahaan pada kualitas konstruksi dan keselamatan kerja di setiap tahapan proyek.

Catatan Redaksi. OSCE (Objective Structured Clinical Examination) adalah metode ujian praktik klinis yang lazim dipakai institusi kesehatan, mahasiswa bergiliran menangani beberapa stasi simulasi berbeda untuk menilai keterampilan secara terstandardisasi dan objektif. Konsep mini hospital sendiri berarti ruang praktik dibuat semirip mungkin dengan fasilitas layanan kesehatan sungguhan, termasuk ruang triase dan medikal bedah, sehingga mahasiswa terbiasa dengan alur kerja nyata sebelum terjun ke praktik lapangan.

Sumber: PT Waskita Beton Precast Tbk.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan