
BPR KS menggelar BPR KS Carnival 2026 di kantor BPR KS Leuwipanjang pada Sabtu, 8 Agustus 2026. Acara ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 yang jatuh pada 17 Agustus, dan sudah menjadi agenda tahunan yang rutin digelar BPR KS.
Lomba, Bazar, hingga Penampilan Bertema Perjuangan
Selama acara berlangsung, pengunjung disuguhi berbagai lomba khas tujuh belasan, bazar UMKM dengan aneka jajanan dan produk, serta hiburan musik dari pagi hingga sore. Suasana merah putih turut mewarnai dekorasi dan seragam panitia. Salah satu momen yang menarik perhatian adalah penampilan kreatif dari tenant dan cabang BPR KS yang tampil dengan kostum bertema perjuangan, termasuk karakter Pejuang 45.
Ratusan Pengunjung dan Puluhan Tenant UMKM
Acara ini berhasil menyedot lebih dari 500 pengunjung sepanjang hari, dengan lebih dari 10 tenant UMKM ikut ambil bagian, baik sebagai peserta bazar maupun penampil. Sejumlah tenant mengaku puas dengan penyelenggaraan acara yang dinilai meriah dan tertata rapi, sekaligus memberi manfaat ekonomi dari hasil penjualan selama acara.
Dukungan bagi Pelaku UMKM
Selain menyediakan ruang promosi bagi pelaku usaha, BPR KS juga menawarkan skema pembiayaan bernama SmartLoan, yaitu pinjaman dengan jaminan BPKB mobil atau motor, sebagai bagian dari dukungan terhadap pertumbuhan usaha kecil dan menengah di sekitar wilayah operasionalnya.
Melalui BPR KS Carnival 2026, perusahaan berupaya menghadirkan perayaan kemerdekaan yang tidak hanya seremonial, tetapi juga melibatkan langsung masyarakat dan pelaku UMKM dalam suasana kebersamaan.
Catatan Redaksi. Pinjaman dengan jaminan BPKB seperti SmartLoan berarti surat kepemilikan kendaraan ditahan sebagai agunan, sementara kendaraannya tetap bisa dipakai peminjam, sehingga proses pencairan biasanya lebih cepat dibanding kredit tanpa jaminan. BPR sendiri berbeda dari bank umum karena hanya melayani wilayah terbatas dan tidak menyediakan layanan seperti transaksi valuta asing, sehingga fokus utamanya memang pembiayaan usaha kecil dan menengah di sekitar wilayah operasionalnya.
Sumber: BPR KS.





