- Lebih dari tiga dekade beroperasi, Bank DBS Indonesia konsisten menghadirkan insight pasar yang mendalam dan relevan dengan menghubungkan data, wawasan, serta kapabilitas untuk memberikan solusi komprehensif bagi nasabah.
- Bank DBS Indonesia mencatat pertumbuhan Wealth Management dan Nasabah Prioritas sebesar 11% YoY dengan total AUM SGD5.447 juta sepanjang 2025.
- Sebagai upaya memberikan dampak yang melampaui perbankan, DBS Foundation telah menyalurkan dana hibah sebesar lebih dari SGD18,2 juta kepada bisnis berdampak serta program pemberdayaan masyarakat rentan sejak tahun 2024 hingga akhir 2025.

Jakarta, 25 Juni 2026 – Di tengah ketidakpastian ekonomi global, keunggulan kompetitif bisnis dan individu tidak lagi hanya ditentukan oleh akses pembiayaan. Diperlukan kemampuan mengambil keputusan finansial yang tepat, cepat, dan adaptif terhadap dinamika pasar yang terus berubah. Selama 37 tahun beroperasi di Indonesia, Bank DBS Indonesia melihat pola yang konsisten bagi mereka yang mampu bertahan. Pertumbuhan bukan hanya dipengaruhi oleh akses modal, tetapi yang memiliki pemahaman lebih kuat terhadap risiko, arah pergerakan ekonomi, sekaligus momentum pengambilan keputusan.
Presiden Direktur PT Bank DBS Indonesia Lim Chu Chong menjelaskan bahwa hal ini mencerminkan pergeseran fundamental dalam peran sektor keuangan.
“Perbankan telah berevolusi menjadi lebih strategis, tidak hanya sebagai penyedia pembiayaan, tetapi juga sebagai mitra tepercaya yang membantu nasabah memahami perubahan dan menangkap peluang baru. Dengan memanfaatkan teknologi, termasuk Artificial Intelligence (AI), kami menghadirkan wawasan yang lebih cepat, relevan, dan mendalam bagi nasabah. Kami meyakini pada masa depan nilai perbankan tidak lagi hanya ditentukan oleh besarnya pembiayaan yang diberikan, tetapi oleh kemampuan untuk memberikan insight yang membantu nasabah menavigasi dinamika ekonomi dan mengambil keputusan dengan lebih percaya diri. Pengalaman kami selama hampir empat dekade telah membentuk cara kami mendampingi nasabah agar tetap tangguh dan siap menghadapi perubahan di tengah dinamika global,” ujarnya.
Komitmen tersebut sejalan dengan rekam jejak DBS Bank Ltd yang dinobatkan sebagai “Safest Bank in Asia” oleh Global Finance selama 17 tahun berturut-turut dan menjadi upaya jangka panjang dalam memberikan rasa aman dalam bertransaksi. Lebih dari itu, pengakuan internasional ini juga mencerminkan filosofi Bank DBS Indonesia yang semakin relevan di tengah situasi pasar global dengan menempatkan perlindungan nasabah, kehati-hatian risiko, serta ketahanan institusi sebagai fondasi utama operasionalnya.
Bagaimana bisnis dan individu mengambil keputusan finansial di tengah ketidakpastian?
Di tengah pasar yang semakin volatil, tantangan utama nasabah kini bukan lagi keterbatasan pilihan, melainkan kemampuan membaca peluang untuk mengambil langkah yang tepat. Kapabilitas kuat Bank DBS Indonesia mendukung nasabah melalui layanan strategis, di antaranya:
- DBS Research dan CIO Insights yang memberikan nasabah individu maupun korporasi akses terhadap insights yang cepat dan mendalam untuk mengambil keputusan. Informasi dikemas oleh pakar secara timely, cepat dan tepat untuk memberikan gambaran potensi dampak makroekonomi dan pergerakan pasar. Sehingga, bagi nasabah individu, fungsi wealth management tidak lagi hanya berfokus pada pengelolaan aset, tetapi pada kemampuan membangun strategi finansial yang adaptif melalui berbagai pendekatan investasi yang terus disesuaikan dan relevan terhadap perubahan pasar.
- Konektivitas Asia yang siap membantu korporasi berekspansi di Indonesia dan sebaliknya melalui jaringan luas DBS Group di Asia. Layanan ini memprioritaskan pengembangan di enam sektor kunci seperti metal & mining, food & agriculture, energi, sumber daya alam & infrastruktur, serta teknologi, media & telekomunikasi. Melalui konektivitas regional DBS di Indonesia–China+, ASEAN, dan Singapura, nasabah dapat lebih lincah dalam menavigasi lanskap pasar yang semakin kompleks.
Bagaimana strategi menghadapi dinamika pasar?
Bank DBS Indonesia akan terus fokus pada strategi memperkuat produk dan layanan sebagai growth drivers, di antaranya untuk Wealth Management dan Nasabah Prioritas yang pertumbuhan sebesar 11% YoY dengan total Assets Under Management (AUM) SGD5.447 juta sepanjang 2025.
Ke depan, pertumbuhan ini akan terus dicapai dengan memperluas basis nasabah melalui kolaborasi, menyediakan solusi pengelolaan kekayaan yang berkelanjutan, dan meningkatkan kapabilitas RM untuk memberikan wawasan dengan lebih komprehensif.
Lebih dari itu, Bank DBS Indonesia memperkuat solusi untuk corporate wealth management dengan menghadirkan solusi keuangan berlandaskan empat pilar: keahlian industri, inovasi digital, keberlanjutan dan konektivitas. Kami juga menyediakan rangkaian solusi treasury yang lengkap dalam mendukung kebutuhan investasi, hedging dan manajemen risiko nasabah, serta proaktif terlibat dalam perkembangan pasar dan mendukung inisiatif regulasi.
Bagaimana peran AI dalam memperkuat proposisi nilai?
Bank DBS Indonesia meningkatkan skala AI untuk menghubungkan data, wawasan, dan kapabilitas di seluruh bisnis. Hal ini dilakukan dengan menawarkan pengalaman yang dipersonalisasi, saran yang lebih cerdas, sekaligus hasil yang lebih cepat dan lebih konsisten kepada nasabah.
Pengembangan Kecerdasan Buatan (AI) turut menjadi fokus krusial Bank DBS Indonesia dalam transformasinya menuju Best AI-enabled bank with a heart atau bank yang mengoptimalkan teknologi AI dengan memadukan kemampuan terbaik mesin dengan empati, kreativitas, dan penilaian manusia untuk memberikan solusi perbankan yang terpercaya dalam tiga langkah utama:
- Meningkatkan Pengalaman dan Layanan Pelanggan yang memanfaatkan AI untuk mendapatkan wawasan tentang perilaku dan preferensi pelanggan, memungkinkan bank untuk menawarkan produk dan layanan yang disesuaikan, kampanye pemasaran yang ditargetkan, dan mendeteksi penipuan.
- Efisiensi Operasional dan Produktivitas melalui AI yang meningkatkan produktivitas dan pengambilan keputusan bank.
- Tenaga Kerja yang Siap Menghadapi Masa Depan dan AI Secara Etis yang diwujudkan dalam komitmen Bank DBS Indonesia untuk membekali karyawannya dengan keterampilan beradaptasi dengan lansasi teknologi yang berkembang. Hal ini termasuk menyediakan akses ke lebih dari 10.000 kursus pilihan di portal pembelajarannya, dengan lebih dari 2.800 karyawan memulai peta jalan pembelajaran dalam AI dan data melalui Platform AI – seperti iCoach dan iGrow – sehingga mampu membantu pengembangan karir karyawan.
“Filosofi SDM kami adalah save our people, not jobs. Karenanya, kami memanfaatkan AI untuk menciptakan kapasitas dan menyalurkannya ke area prioritas dan pertumbuhan. Seiring kemajuan transformasi AI, kami melihat peluang baru bagi sektor SDM karena pekerjaan dan tanggung jawab baru bermunculan. Kemajuan teknologi ini akan mendukung fokus kami dalam menciptakan peran yang membantu bank bertumbuh serta menjaganya tetap aman,” tambah Lim Chu Chong.
Bagaimana perbankan dapat menciptakan dampak di luar layanan finansial?
Bank DBS Indonesia konsisten melibatkan nasabah dalam perjalanan keberlanjutan melalui berbagai kegiatan yang berdampak, contohnya melalui aksi urban farming, sortir makanan, literasi finansial hingga donasi kemanusiaan melalui DBS Foundation. Hal ini menempatkan Bank DBS Indonesia mampu memberikan nilai tambah bagi nasabah melalui pengalaman langsung, di luar layanan utama perbankan.
Bersama DBS Foundation, Bank DBS Indonesia berupaya menciptakan dampak jangka panjang dengan meningkatkan kualitas hidup dan kesejahteraan masyarakat rentan di Indonesia. Dukungan ini mencakup komitmen dana hibah sebesar lebih dari SGD 18,2 juta sejak tahun 2024 hingga akhir 2025 yang disalurkan untuk mendukung bisnis berdampak serta program pemberdayaan masyarakat rentan dengan fokus pada penyediaan kebutuhan dasar dan mendorong inklusi keuangan.
Lebih dari itu, upaya menciptakan bisnis yang berdampak juga diperkuat melalui inisiatif People of Purpose, yang melibatkan karyawan untuk terlibat aktif dalam kegiatan sosial secara sukarela. Pada tahun 2025, karyawan Bank DBS Indonesia telah menyumbangkan lebih dari 48.500 jam kerelawanan dalam berbagai bidang mulai dari literasi keuangan dan digital, pendidikan, pemberdayaan ekonomi, hingga peningkatan akses terhadap nutrisi dan kesejahteraan sosial untuk masyarakat rentan.
“Pertumbuhan yang relevan ke depan bukan hanya tentang kinerja finansial, tetapi tentang bagaimana perbankan dapat ikut berkontribusi menciptakan masa depan yang lebih berkelanjutan. Kami memiliki dedikasi kuat untuk terus beroperasi dengan prinsip ‘Best Bank for a Better World’ dalam membantu nasabah bertumbuh sekaligus menghadirkan dampak positif secara lebih luas lagi,” kata Lim Chu Chong.
Untuk informasi lebih lanjut tentang perayaan HUT Bank DBS Indonesia ke-37 kunjungi akun Instagram @dbsbankid dan @digibankid.





