
Jakarta, 04 Juni 2026 — BSI Maslahat kembali menghadirkan Program Kurban Maslahat 1447 H dengan mengusung tema “Langkah Emas Peduli Negeri”. Melalui program ini, BSI Maslahat mengajak masyarakat untuk memaknai ibadah kurban tidak hanya sebagai bentuk ketaatan kepada Allah SWT, tetapi juga sebagai sarana menghadirkan manfaat sosial, ekonomi, dan lingkungan yang berkelanjutan.
Program Kurban Maslahat dirancang untuk menjangkau masyarakat yang memiliki keterbatasan akses terhadap daging kurban, termasuk wilayah 3T (Tertinggal, Terdepan, dan Terluar), masyarakat dhuafa, pondok pesantren, masjid binaan BSI, lembaga pendidikan, hingga wilayah terdampak bencana.
Pada tahun 1447 H, program kurban BSI Maslahat dan BSI berhasil menghimpun 27.902 setara domba/kambing dengan manfaat yang menjangkau lebih dari 279 ribu penerima manfaat. Penyaluran dilakukan di 39 titik yang tersebar di 12 provinsi dan 31 kabupaten/kota di Indonesia, serta menjangkau pengungsi Palestina di Lebanon, Yordania, dan Suriah.
Livestreaming Kurban sebagai Wujud Transparansi

Sebagai bentuk komitmen terhadap transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan amanah para pekurban (mudhohi), BSI Maslahat kembali menghadirkan layanan Livestreaming Kurban 1447 H melalui kanal YouTube resmi BSI Maslahat.
Melalui layanan ini, para mudhohi dapat menyaksikan secara langsung proses penyembelihan hewan kurban yang telah diamanahkan kepada BSI Maslahat. Siaran langsung dilaksanakan selama tiga hari pelaksanaan kurban dari berbagai titik penyembelihan di Indonesia hingga Palestina.
Direktur Sales & Distribution BSI Maslahat, Nasrudin, mengatakan bahwa layanan livestreaming merupakan bagian dari upaya menjaga kepercayaan masyarakat terhadap pengelolaan kurban.
“Sebagai bentuk komitmen terhadap transparansi dan akuntabilitas, BSI Maslahat memberikan kesempatan kepada para mudhohi untuk menyaksikan secara langsung proses penyembelihan hewan kurban melalui siaran livestreaming. Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh mudhohi yang telah mempercayakan ibadah kurbannya kepada BSI Maslahat,” ujarnya.
Salah satu mudhohi, Euis Atilah, mengaku terbantu dengan adanya layanan tersebut.
“Saya sudah menonton livestreaming penyembelihan hewan kurban saya. Terima kasih atas bantuannya, semoga Allah membalas kebaikan semuanya,” tuturnya.
Hal serupa disampaikan Eka Meifrina yang mengapresiasi pelaksanaan kurban BSI Maslahat.
“Alhamdulillah, terima kasih BSI Maslahat untuk program kurban dan pelaksanaannya yang amanah,” ujarnya.
Kurban yang Berdampak dan Berkelanjutan

Selain mengedepankan transparansi, BSI Maslahat juga menerapkan prinsip keberlanjutan dalam pelaksanaan kurban. Seluruh proses penyembelihan dilakukan sesuai syariat Islam dengan melibatkan juru sembelih halal yang kompeten dan profesional.
Untuk mengurangi penggunaan plastik sekali pakai, distribusi daging kurban menggunakan kemasan besek bambu yang lebih ramah lingkungan. Langkah ini menjadi bagian dari implementasi prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) yang terus dikembangkan BSI Maslahat.
Program Kurban Maslahat juga memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat melalui keterlibatan 37 peternak lokal, termasuk 19 UMKM dan desa binaan BSI, dalam penyediaan hewan kurban. Kolaborasi ini tidak hanya memastikan kualitas hewan kurban, tetapi juga membantu meningkatkan pendapatan peternak dan memperkuat ekosistem peternakan rakyat.
Melalui Program Kurban Maslahat 1447 H, BSI Maslahat terus menghadirkan kurban yang tidak hanya bernilai ibadah, tetapi juga memperkuat solidaritas sosial, menggerakkan ekonomi umat, serta menghadirkan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat Indonesia hingga Palestina.





