BSI Scholarship Mengantarkan Yongki Menembus SNBP UI 2026, WujudDampak Nyata pada Bidang Pendidikan

BSI Scholarship Mengantarkan Yongki Menembus SNBP UI 2026, WujudDampak Nyata pada Bidang Pendidikan

5 Mei 2026 – Di sebuah kontrakan sederhana yang menjadi saksi kehangatan sebuah keluarga  kecil, tumbuh kisah seorang anak dengan mimpi yang tak sederhana. Kisah itu datang  dari Yongki Putma Setiawan, seorang awardee BSI Scholarship Pelajar yang berhasil  menorehkan prestasi membanggakan dengan lolos ke jurusan Manajemen  Universitas Indonesia melalui jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP)  2026. Sebuah capaian yang tidak hanya membanggakan, tetapi juga mengajarkan arti  sebuah perjuangan, ketekunan, dan harapan yang terus dijaga. 

Yongki lahir dari keluarga perantau asal Tegal yang sejak 2008 mengadu nasib di  Jakarta. Kehidupan mereka jauh dari kata mapan. Sang ayah berjualan bakso cilok  keliling, menyusuri jalan demi jalan untuk memenuhi kebutuhan keluarga. Sementara  ibunya, seorang ibu rumah tangga, sesekali menerima pekerjaan sebagai buruh cuci  dan setrika. Mereka pernah hidup berpindah-pindah, hingga akhirnya menetap di  sebuah kontrakan sederhana di kawasan Jakarta Timur. 

Read More

Di tengah segala keterbatasan itu, ada satu hal yang tak pernah goyah. Keyakinan  kedua orang tua Yongki bahwa pendidikan adalah jalan menuju kehidupan yang lebih  baik. Kedua orang tuanya mungkin tidak memiliki kesempatan mengenyam  pendidikan tinggi. Namun, mereka memiliki keyakinan dan tekad yang kuat bahwa  anak-anaknya harus memiliki kesempatan yang jauh lebih baik. Nilai itulah yang  tumbuh bersama Yongki menjadi fondasi yang menguatkan setiap langkah dalam  kehidupannya. 

Menariknya, keterbatasan tidak pernah membuat Yongki merasa kecil. Ia tumbuh  sebagai pribadi yang percaya diri, penuh kehangatan, dan terbuka. Keterbatasan tidak  ia lihat sebagai kelemahan, melainkan sebagai dorongan untuk terus belajar dan  berkembang. Ada keinginan kuat dalam dirinya untuk terus tumbuh, mengasah  kemampuan, memperluas wawasan, dan meningkatkan kualitas dan value diri. Bukan  hanya untuk masa depannya, tetapi juga untuk membanggakan kedua orang tuanya.  

“Motivasi terbesar saya adalah mau buat orang tua bangga, motivasi ini yang selalu  saya pegang kuat untuk terus belajar memperkaya diri dengan ilmu, kemampuan, dan  wawasan melalui berbagai pengalaman” ujar Yongki.  

Sejak duduk di bangku sekolah dasar, Yongki sudah aktif mengikuti kegiatan  ekstrakurikuler basket. Memasuki SMP, ia mulai memperluas pengalamannya dengan  mengikuti pramuka. Dari sana, ia belajar tentang kepemimpinan dan tanggung jawab  hingga dipercaya menjadi ketua regu. Pengalaman itu menjadi titik awal yang  membentuk keberaniannya untuk melangkah lebih jauh. 

Ia kemudian mencalonkan diri sebagai ketua OSIS di SMP Negeri 209 Jakarta Timur,  dan berhasil terpilih. Pengalaman memimpin di usia muda membentuk karakter  Yongki menjadi lebih matang dan bertanggung jawab. Semangat itu terus ia bawa  hingga jenjang pendidikan berikutnya. Di SMA Negeri 14 Jakarta, Yongki kembali  dipercaya menjadi Ketua OSIS.

Di tengah kesibukannya sebagai pemimpin organisasi di sekolah, Yongki juga  mendapatkan kesempatan berharga sebagai penerima beasiswa BSI Scholarship  Pelajar sejak kelas 11. Bagi Yongki, kesempatan ini bukan sekadar bantuan  pendidikan. Lebih dari itu, ini adalah ruang dan kesempatan emas baginya untuk  bertumbuh. 

Melalui berbagai program pembinaan dan mentoring dari BSI Scholarship, Yongki  mendapatkan banyak pengalaman baru yang memperkaya wawasannya. Dukungan  ini tak hanya meringankan beban orang tuanya namun juga menjadikan Yongki belajar  tentang kepemimpinan, pengembangan diri, hingga cara mempersiapkan masa  depan dengan lebih terarah.  

Namun, Yongki tidak berhenti pada apa yang diberikan. Ia aktif mencari peluang lain  untuk belajar. Berbagai pelatihan dan mentoring gratis ia ikuti, memanfaatkan setiap  kesempatan yang ada untuk terus berkembang.

“Alhamdulillah jadi awardee BSI  Scholarship pelajar, bukan bantuan finansial saja yang saya dapatkan. Saya juga  diberi pelatihan dan mentoring rutin. Selain yang difasilitasi BSI Scholarship, saya juga  aktif ikut workshop dan pelatihan yang gratis” ungkap Yongki.  

Bakatnya di bidang non akademik juga berkembang. Secara otodidak, ia belajar  bermain gitar melalui media sosial hingga mampu mewakili SMP-nya dalam ajang  Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional tingkat Sekolah di Jakarta Timur. Di  bidang olahraga, konsistensinya dalam bermain basket membawanya menjadi bagian  dari tim untuk mewakili SMA-nya untuk mengikuti Developmental Basketball League  (DBL), salah satu kompetisi basket pelajar terbesar di Indonesia. 

Semua aktivitas tersebut tidak membuatnya mengabaikan prestasi akademik. Yongki  justru mampu menjaga konsistensi prestasi belajarnya. Nilai rapor yang stabil menjadi  bukti bahwa ia mampu mengelola waktu dan tanggung jawab dengan baik. Hingga  akhirnya, kerja keras itu menghantarkannya ke jurusan dan kampus favoritnya. Yongki  berhasil diterima di jurusan Manajemen di Universitas Indonesia melalui jalur SNBP  2026. Ia juga kembali terpilih menjadi awardee BSI Scholarship Unggulan. Sebuah  pencapaian yang tidak datang secara instan, melainkan melalui proses panjang yang  penuh disiplin dan ketekunan.

“Salah satu trigger saya untuk semangat lolos SNBP  yaitu lewat mentoring yang rutin diberikan selama jadi awardee. Dari situ saya ketemu  mentor-mentor yang lulusan SNBP juga, membuat saya termotivasi untuk bisa seperti  mereka” tuturnya. 

Kisah Yongki adalah pengingat yang sederhana bahwa keterbatasan bukanlah akhir  dari segalanya. Dengan tekad, kerja keras, dan dukungan yang tepat, siapa pun  memiliki kesempatan untuk meraih masa depan yang lebih baik. Lebih dari itu,  perjalanan Yongki juga menjadi salah satu wujud nyata bagaimana manfaat dari  pengelolaan dana zakat dan infak dapat menghadirkan perubahan yang berarti dalam  kehidupan mereka yang membutuhkan. Dalam perjalanan ini, kehadiran BSI Maslahat sebagai lembaga amil zakat nasional  dan mitra strategis PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk menjadi bagian penting.  Peran tersebut membuka jalan sekaligus memperluas peluang bagi mereka yang  membutuhkan.

Melalui pengelolaan zakat dan infak yang profesional, amanah, transparan, dan  akuntabel, BSI Maslahat menyalurkan manfaat tersebut ke berbagai program  pemberdayaan, salah satunya BSI Scholarship. Program ini tidak memberikan  bantuan sesaat, tetapi menciptakan dampak berkelanjutan dan efek jangka panjang  bagi jutaan penerima manfaat termasuk Yongki. Program ini turut membentuk  generasi muda yang siap menghadapi masa depan dengan percaya diri dan kualitas  yang unggul. 

Related posts

Leave a Reply