Huawei I DO Care: Berbagi Hewan Kurban di 15 Kota di Indonesia sebagai Aksi Kepedulian

Pada tanggal 23 Juni 2023, Huawei Indonesia melanjutkan tradisi kebaikan dan kepedulian kepada masyarakat Indonesia dengan menggelar kegiatan berbagi hewan kurban di 15 kota di Indonesia. Kota-kota tersebut meliputi Jakarta, Bandung, Magelang, Yogyakarta, Solo, Surabaya, Denpasar, Mataram, Medan, Pekanbaru, Palembang, Pontianak, Makassar, Sorong, dan Fak-Fak.

Kegiatan berbagi hewan kurban ini diadakan secara bersamaan melalui 15 masjid yang tersebar di kota-kota tersebut. Acara ini juga merupakan bagian dari peringatan Hari Raya Idul Adha 1444 H yang diselenggarakan oleh Huawei Indonesia. Dalam kegiatan ini, Huawei melibatkan komunitas muslim, dunia pendidikan, dan ekosistem masyarakat ekonomi syariah beserta para pakarnya.

Selain menjadi wujud kontribusi yang berkelanjutan dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat Indonesia, aksi kepedulian ini juga merupakan momentum bagi Huawei Indonesia untuk menunjukkan dukungannya terhadap penguatan ekonomi syariah di Indonesia sesuai dengan tema kegiatan yang diusung.

Menteri Agama H. Yaqut Cholil Qoumas memberikan sambutan positif terhadap program kepedulian “Huawei I DO Care” yang telah dilakukan secara konsisten oleh Huawei di Indonesia. Beliau menganggap kontribusi Huawei sebagai implementasi nyata dari prinsip Ukhuwah Islamiyah dalam mewujudkan kebaikan bagi sesama. Perayaan Idul Adha diharapkan menjadi momen untuk menyebarluaskan kebaikan melalui kolaborasi yang nyata bagi bangsa dan negara.

Rudy Salahuddin, Deputi Bidang Koordinasi Ekonomi Digital, Ketenagakerjaan, dan UMKM Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, mengungkapkan bahwa Indonesia dengan populasi muslim terbesar di dunia dan penetrasi internet yang semakin tinggi memiliki potensi besar untuk mengembangkan ekonomi digital syariah. Kolaborasi yang sinergis antara pemerintah, dunia usaha, komunitas masyarakat ekonomi syariah, dan penyedia TIK seperti Huawei dapat mengoptimalkan potensi tersebut serta mendorong kemajuan dan adaptasi ekonomi digital syariah. Huawei I DO Care mendapat apresiasi sebagai bentuk konsistensi Huawei dalam mendukung transformasi digital di Indonesia.

Mohamad Rosidi, Director of ICT Strategy and Business, Huawei Indonesia, menjelaskan bahwa sinergi dan kerja sama yang dilakukan dengan dukungan pemerintah bertujuan untuk memberdayakan komunitas muslim dari berbagai latar belakang, mulai dari pelajar, santri, generasi muda calon pemimpin masa depan, hingga technopreneur. Hal ini diharapkan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif yang lebih baik. Huawei telah berkomitmen mendukung pemerintah dalam mencetak talenta digital yang kompeten melalui pelatihan, pembekalan, dan sertifikasi. Hingga tahun 2025, Huawei menargetkan melahirkan 100 ribu talenta digital di Indonesia.

Berdasarkan data State of the Global Islamic Economy Report 2022, Indonesia merupakan negara ekonomi berbasis syariah terbesar keempat di dunia. Untuk memperkuat posisinya sebagai pelaku utama ekonomi berbasis syariah global, Indonesia membutuhkan lebih banyak SDM berkualitas di bidang TIK. K.H. Amirsyah Tambunan, Sekretaris Jenderal Majelis Ulama Indonesia (MUI), menyampaikan bahwa keterlibatan perusahaan teknologi informasi dan komunikasi terkemuka seperti Huawei sangat penting dalam membentuk ekosistem ekonomi syariah. Solusi digital yang memfasilitasi proses sertifikasi halal dapat memberikan manfaat besar bagi pelaku UMKM. Dukungan teknologi seperti ini mendukung pembentukan ekosistem bisnis berbasis syariah yang berkelanjutan.

H. Choirul Sholeh Rasyid, Ketua Tanfidziah PBNU, menyatakan bahwa Indonesia membutuhkan tindakan dan kolaborasi nyata seperti yang dilakukan oleh Huawei. Pelatihan dan pendampingan digital bagi pelaku UMKM akan membantu mereka mengejar ketertinggalan dan menjadi dasar pengembangan ekonomi dan bisnis berbasis syariah di era digital yang dinamis ini.

Dr. Mukhaer Pakkanna, Wakil Ketua Satu Majelis Ekonomi Bisnis Pariwisata Pimpinan Pusat Muhammadiyah, menekankan pentingnya penerapan TIK bagi wirausaha Muslim untuk mendukung pertumbuhan bisnis. Implementasi TIK dapat meningkatkan kualitas produk dan membantu dalam ekspansi pasar ekspor. Dengan demikian, Indonesia dapat memiliki produk unggulan yang bersaing di tingkat global.

Selain kegiatan berbagi hewan kurban, Huawei juga memberikan penghargaan “Anugerah Masyarakat Cerdas dan Inspiratif 2023” kepada individu-inspiratif di berbagai bidang.

Related posts

Leave a Reply