
OpenAI menghadirkan sejumlah fitur baru pada ChatGPT yang dirancang khusus untuk mendukung remaja belajar sekaligus menjaga keamanan penggunaan kecerdasan buatan (AI). Langkah ini diambil seiring meningkatnya penggunaan ChatGPT di kalangan remaja, dengan hampir sembilan dari sepuluh remaja tercatat memakainya setiap minggu untuk belajar, mencari informasi, hingga meningkatkan produktivitas.
Belajar Bertahap, Bukan Instan
Salah satu fitur andalan adalah Mode Belajar, yang memecah topik-topik kompleks menjadi langkah-langkah yang lebih mudah dipahami. Fitur ini juga menyediakan kuis simulasi ujian sehingga remaja dapat terlibat aktif dalam proses belajar, bukan sekadar menerima jawaban akhir secara instan.
Mendorong Kebiasaan Digital yang Sehat
ChatGPT juga dilengkapi mekanisme pengingat istirahat yang akan muncul ketika percakapan berlangsung terlalu lama. Fitur ini bertujuan membantu remaja membangun kebiasaan penggunaan AI yang lebih seimbang dan tidak berlebihan.
Peran Orang Tua Diperkuat
Melalui fitur Pengawasan Orang Tua, keluarga dapat mengatur penggunaan ChatGPT bersama-sama, termasuk menetapkan jam tenang, membatasi akses ke fitur tertentu, serta mengaktifkan Mode Belajar. OpenAI turut menyediakan panduan dan sumber daya tambahan melalui program Family Resources untuk mendukung penggunaan AI yang bertanggung jawab di lingkungan keluarga.
Sumber: Siaran pers The Hoffman Agency mewakili OpenAI.





