
Banyak perempuan mengalami masalah klasik saat tidur di masa haid, yaitu pembalut yang bergeser dari posisi semula. Akibatnya, cairan menstruasi bisa merembes ke sisi samping atau belakang sehingga sprei kotor dan kualitas tidur menurun.
Penyebab Pembalut Mudah Bergeser
Menurut penjelasan yang dirilis produsen pembalut Charm, pergeseran biasanya dipicu oleh beberapa faktor sekaligus. Gerakan tidur yang aktif seperti berguling atau menekuk kaki membuat pembalut tertarik dari posisi awal. Celana dalam yang terlalu longgar juga membuat pembalut tidak menempel sempurna pada tubuh, sementara pembalut yang terlalu pendek sering tidak mampu menahan aliran saat tubuh berbaring. Perekat dan sayap yang kurang optimal turut memperbesar risiko ini.
Baca juga:
Tips Memakai Pembalut agar Tidak Geser
Ada beberapa cara sederhana yang bisa dicoba untuk mengurangi risiko tersebut. Pertama, pilih pembalut khusus malam dengan panjang minimal 29 cm, terutama bila aliran haid cukup deras. Kedua, gunakan pembalut bersayap dan pastikan sayap dilipat rata ke luar celana dalam. Ketiga, pasang pembalut tepat di tengah celana dalam lalu tekan perlahan dari depan ke belakang agar tidak terlipat. Keempat, kenakan celana dalam berbahan katun yang pas di badan agar pembalut tidak kehilangan daya cengkeram. Terakhir, ganti pembalut sebelum tidur dan segera setelah bangun agar daya serapnya tetap optimal.
Alternatif Celana Menstruasi
Selain memperbaiki cara pemakaian, celana menstruasi (menstrual pants) juga disebut sebagai alternatif yang lebih stabil karena bantalan penyerap menyatu dengan celana, sehingga tidak ada bagian yang perlu ditempel dan berpotensi bergeser. PT Uni-Charm Indonesia Tbk, melalui produk Charm Celana Safe Night, mengklaim produknya memiliki daya serap hingga lima kali pembalut malam biasa, cakupan yang lebih luas di bagian belakang, serta bahan yang lentur mengikuti kontur tubuh.
Sumber: PT Uni-Charm Indonesia, Tbk (Charm Indonesia).





