
Momentum Hari Sumpah Pemuda menjadi pengingat bahwa kemajuan bangsa membutuhkan generasi yang mampu beradaptasi, berkolaborasi, dan memberi kontribusi nyata. PLN Nusantara Power Construction (PLN NPC) mengangkat tema ini untuk menyoroti peran insan perusahaan, khususnya tenaga muda, dalam berbagai tahapan proyek ketenagalistrikan mulai dari engineering, pengadaan, konstruksi, pengujian, hingga commissioning.
Direktur Utama PLN NPC, Hendra Fitria, mengatakan setiap proyek tidak hanya menuntut kemampuan teknis, tetapi juga koordinasi lintas disiplin, pengendalian mutu, kepatuhan jadwal, serta penerapan keselamatan dan kesehatan kerja. Menurutnya, kolaborasi antara tenaga muda dan tenaga ahli berpengalaman menjadi kunci agar pekerjaan berjalan sesuai standar yang ditetapkan.
Tiga Proyek Jadi Contoh Kolaborasi
Di Batam, PLN NPC merampungkan first firing lima unit engine Pembangkit Listrik Tenaga Mesin Gas (PLTMG) Sekupang berkapasitas 50 MW pada 22 April 2026. Hasil pengujian menunjukkan seluruh engine mencapai putaran nominal secara stabil, dengan sistem mekanikal, bahan bakar, kontrol, dan proteksi berfungsi baik.
Di Pulau Halmahera, Maluku Utara, Unit 2 PLTU Sofifi berkapasitas 2×3 MW mencapai tahap first synchronization dengan jaringan PLN pada 2 Februari 2026, setelah mendapat Rekomendasi Laik Sinkron dari PLN Pusertif. Pencapaian ini melengkapi Unit 1 yang telah diserahterimakan pada November 2025.
Di luar negeri, PLN NPC menyelesaikan energization proyek elektrifikasi East Coast Rail Link (ECRL) di Tunjung, Kelantan, Malaysia, pada 15 Januari 2026, yakni 15 hari lebih cepat dari target. Proyek ini merupakan proyek EPC pertama PLN NPC di pasar internasional.
Hendra menilai pengalaman proyek di dalam dan luar negeri memberi ruang belajar yang beragam bagi insan PLN NPC. Ia menekankan bahwa generasi muda punya peran penting membawa semangat belajar, inovasi, dan adaptasi, yang diperkuat lewat kolaborasi dengan tenaga ahli demi membangun infrastruktur ketenagalistrikan yang andal.
Catatan Redaksi. First firing dan first synchronization adalah tahap uji coba sebelum pembangkit listrik resmi beroperasi: first firing menguji mesin bisa menyala dan berputar stabil, sementara first synchronization menandai saat listrik yang dihasilkan sudah sefrekuensi dan aman dialirkan ke jaringan PLN. Adapun EPC (Engineering, Procurement, Construction) adalah skema proyek di mana satu kontraktor menangani desain, pengadaan material, hingga pembangunan fisik secara terpadu, model yang umum dipakai dalam proyek infrastruktur besar seperti pembangkit listrik dan jalur kereta.
Sumber: PLN Nusantara Power Construction (PLN NPC).





