Jasa Marga Dorong Regenerasi Pemimpin Muda di Hari Sumpah Pemuda 2026

Jasa Marga Dorong Regenerasi Pemimpin Muda di Hari Sumpah Pemuda 2026
Ilustrasi (AI)

PT Jasa Marga (Persero) Tbk menjadikan peringatan Hari Sumpah Pemuda pada 28 Oktober 2026 sebagai momentum untuk mendorong peran generasi muda dalam kepemimpinan dan pengembangan inovasi perusahaan. Mengangkat tema “Patriotik, Gigih, Berempati: Pemuda untuk Indonesia”, perusahaan menegaskan komitmennya membuka ruang bagi talenta muda atau yang disebut Roadster untuk berkembang sekaligus menghasilkan inovasi digital bagi operasional jalan tol.

Komposisi Karyawan Muda Terus Meningkat

Hingga September 2026, generasi milenial dan Gen Z tercatat mencakup 35% dari total karyawan Jasa Marga. Dari jumlah tersebut, 24% di antaranya telah menduduki posisi pemimpin atau jabatan strategis di perusahaan. Direktur Utama Jasa Marga, Rivan A. Purwantono, menyebut regenerasi kepemimpinan sebagai investasi jangka panjang untuk menjaga keberlanjutan bisnis perusahaan.

Bacaan Lainnya

Baca juga:

Menurut Rivan, generasi muda perlu diberi kesempatan mengembangkan kompetensi, menyampaikan gagasan, dan mengambil peran dalam menghadapi tantangan perusahaan. “Generasi muda bukan hanya penerus, tetapi juga bagian penting dari perjalanan perusahaan hari ini,” ujarnya.

Inovasi Digital dari Roadster Jasa Marga

Selain regenerasi kepemimpinan, Jasa Marga juga mendorong lahirnya inovasi digital dari karyawannya. Beberapa produk yang telah dikembangkan antara lain Jasamarga Tollroad Command Center (JMTC) untuk pemantauan operasional jalan tol, Tollroad Real Time Operation Oversight Performance System (TROOPS) untuk pengawasan kinerja, serta aplikasi Travoy yang menyediakan informasi bagi pengguna jalan.

Untuk memacu lahirnya gagasan baru secara berkelanjutan, perusahaan secara rutin menggelar Jasa Marga Innovation Competition (JMIC) sebagai wadah bagi karyawan mengembangkan solusi kreatif yang mendukung transformasi bisnis dan peningkatan layanan kepada pengguna jalan tol.

Catatan Redaksi. Praktik kompetisi inovasi internal seperti JMIC lazim diterapkan BUMN dan korporasi besar untuk memancing solusi dari karyawan sendiri, bukan hanya dari divisi riset formal, karena ide perbaikan operasional sering muncul dari pegawai yang berhadapan langsung dengan masalah di lapangan. Pola menduduki jabatan strategis sejak usia relatif muda juga mencerminkan tren umum perusahaan menyiapkan jalur karier lebih cepat untuk menjaga kesinambungan kepemimpinan saat talenta senior pensiun.

Sumber: PT Jasa Marga (Persero) Tbk.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan