
Industri food and beverage (F&B) di Indonesia menghadapi persaingan yang semakin ketat, mendorong pelaku usaha kafe, restoran, dan lounge mencari cara baru untuk menarik dan mempertahankan pengunjung. Salah satu tren yang mulai berkembang adalah konsep hybrid musictainment, yakni menggabungkan pengalaman kuliner dengan fasilitas hiburan interaktif seperti karaoke dan live music.
Mengapa Karaoke Masuk ke Resto dan Kafe
Penambahan fasilitas karaoke dinilai mampu memperpanjang waktu kunjungan pelanggan (dwell time) sekaligus mendorong rata-rata pengeluaran per kedatangan. Namun, penerapan sistem hiburan konvensional kerap terhambat oleh kebutuhan perangkat keras yang rumit dan sistem kasir yang berjalan terpisah dari sistem hiburan, sehingga menambah beban operasional.
Baca juga:
Ubeatz Musictainment Technology (USS), penyedia sistem karaoke profesional dan solusi instalasi terintegrasi untuk sektor bisnis, menawarkan pendekatan berbeda dengan mengintegrasikan software karaoke langsung ke sistem Point of Sale (POS). Dengan begitu, satu platform dapat mengelola pemesanan menu, proses pembayaran, hingga pengaturan lagu secara bersamaan.
“Perubahan perilaku konsumen mendorong industri F&B untuk terus berinovasi. Saat ini tempat kuliner bukan lagi sekadar tempat makan, melainkan ruang bersosialisasi dan hiburan,” kata Michael Utama, perwakilan manajemen Ubeatz Musictainment Technology.
Katalog Lagu dan Keamanan Sistem
Selain kemudahan operasional, kelengkapan katalog lagu disebut menjadi faktor penentu daya tarik fasilitas karaoke di tempat makan. USS mengklaim memiliki database lagu terlengkap di Indonesia dengan kualitas audio dan visual HD, dilengkapi fitur pembaruan lagu otomatis setiap minggu serta pencarian lagu yang terhubung dengan YouTube. Dari sisi teknis, sistem berbasis hybrid Android dan Windows dengan server Linux diklaim lebih stabil, menekan risiko gangguan akibat serangan virus, sekaligus memangkas biaya investasi perangkat pendukung.
Sumber: Ubeatz Musictainment Technology (USS).





