QRIS Tumbuh 142%, Separuh Konsumen RI Batal Belanja Online 2026

QRIS Tumbuh 142%, Separuh Konsumen RI Batal Belanja Online 2026

Xendit, perusahaan penyedia infrastruktur pembayaran, bersama Cube, penyedia intelijen pasar ecommerce, merilis Xendit Ecommerce Payments Momentum Report 2026. Laporan ini memadukan data transaksi internal Xendit dengan survei terhadap 6.000 konsumen di enam negara Asia Tenggara, termasuk 1.000 responden di Indonesia.

Temuan utama menunjukkan 51% responden Indonesia mengaku membatalkan pembelian online dalam tiga bulan terakhir karena metode pembayaran yang mereka inginkan tidak tersedia saat checkout. Angka ini tertinggi di antara enam negara yang disurvei, jauh di atas Malaysia yang hanya 31%.

Bacaan Lainnya

QRIS Melesat, Dompet Digital Mendominasi

Transaksi QRIS di platform Xendit tumbuh 142% antara Januari 2025 dan April 2026, melampaui pertumbuhan transaksi kartu kredit yang sebesar 83%. Sementara itu, dompet digital seperti GoPay, OVO, DANA, dan ShopeePay tetap jadi metode pembayaran paling banyak dipakai, dengan 70% responden menggunakannya untuk setidaknya separuh transaksi belanja mereka, tanpa ada satu merek yang benar-benar mendominasi pasar.

Preferensi pembayaran juga berbeda antarwilayah. Mengutip data dari Megatix, mitra tiket Xendit, konsumen di Jakarta lebih banyak memakai virtual account, sedangkan transaksi di Bali didominasi kartu pembayaran internasional.

Tren Tunai Menurun, Belanja Online Kembali Tumbuh

Penggunaan cash on delivery (COD) juga mulai ditinggalkan: 40% responden mengaku kini lebih jarang memakai COD dibanding setahun lalu, tertinggi kedua di Asia Tenggara setelah Thailand. Di sisi lain, penjualan di Shopee, Lazada, dan TikTok Shop naik sekitar 33% pada kuartal pertama 2026 dibanding periode yang sama tahun sebelumnya, menandakan pemulihan pertumbuhan ecommerce di kawasan.

Presiden Xendit, Nazim Ali, mengatakan kunci bagi pelaku usaha bukan sekadar menyediakan banyak metode pembayaran, tetapi memahami tren penggunaannya. “Alasan utama konsumen membatalkan pembelian adalah tidak tersedianya metode pembayaran yang mereka inginkan,” ujarnya.

Catatan Redaksi. QRIS adalah standar kode QR pembayaran yang disusun Bank Indonesia agar satu kode bisa dipakai lintas bank dan dompet digital, sehingga transaksi lebih sederhana dibanding dulu ketika setiap penyedia punya kode QR sendiri. Virtual account sendiri adalah nomor rekening sementara yang dibuatkan bank khusus untuk satu transaksi, sehingga pembayaran transfer bisa otomatis terverifikasi tanpa konfirmasi manual oleh penjual.

Sumber: Xendit.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan