Waskita Beton Precast Teken MoU Optimalkan Plant Cibitung

Waskita Beton Precast Teken MoU Optimalkan Plant Cibitung

PT Waskita Beton Precast Tbk (WSBP) menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) dengan Hunan Jiangong Concrete Co., Ltd. dan PT Adhi Industri terkait pemanfaatan Precast Plant WSBP Cibitung. Langkah ini merupakan upaya perusahaan untuk mengoptimalkan aset yang dimiliki sekaligus membuka potensi nilai ekonomi baru dari fasilitas tersebut.

Melalui kesepahaman itu, ketiga pihak akan membahas sejumlah alternatif skema kerja sama, mulai dari penyewaan fasilitas, kerja sama operasional, hingga bentuk kolaborasi strategis lainnya. Hunan Jiangong Concrete merupakan perusahaan asal Tiongkok yang bergerak di bidang konstruksi bangunan, infrastruktur jalan dan jembatan, serta produksi beton siap pakai, sementara PT Adhi Industri bergerak di sektor konstruksi dan industri.

Bacaan Lainnya

Kapasitas dan Rekam Jejak Plant Cibitung

Precast Plant WSBP Cibitung memiliki kapasitas produksi hingga 325.000 ton per tahun dan dapat memproduksi berbagai jenis beton pracetak, seperti PC-I Girder, Full Slab, Square Pile, dan Corrugated Concrete Sheet Pile (CCSP). Selama beroperasi, fasilitas ini telah memasok kebutuhan beton pracetak untuk sejumlah proyek infrastruktur nasional, termasuk Jalan Tol Batang–Semarang, Jalan Tol Bekasi–Cawang–Kampung Melayu, dan Jalan Tol Cimanggis–Cibitung.

Kepala Divisi Corporate Secretary Waskita Beton Precast, Fandy Dewanto, menyatakan kerja sama ini diharapkan menghasilkan bentuk kolaborasi yang tepat agar potensi aset perusahaan dapat dimanfaatkan secara lebih produktif. Ia menambahkan bahwa pembahasan bersama mitra akan terus berjalan untuk menentukan skema yang paling sesuai dengan kapabilitas dan kebutuhan masing-masing pihak.

Perusahaan menegaskan bahwa langkah optimalisasi aset ini tetap mengacu pada prinsip tata kelola perusahaan yang baik dan kehati-hatian, sejalan dengan upaya jangka panjang WSBP untuk meningkatkan efektivitas pemanfaatan aset yang dimilikinya.

Catatan Redaksi. Beton pracetak adalah beton yang dicetak dan dipadatkan di pabrik, lalu diangkut ke lokasi proyek untuk dipasang, berbeda dari beton cor di tempat yang membutuhkan bekisting dan pengeringan langsung di lapangan. Metode ini mempercepat pembangunan infrastruktur seperti jalan tol karena komponen seperti girder atau tiang pancang sudah jadi dan tinggal dirakit. MoU sendiri baru kesepahaman awal yang belum mengikat secara hukum, sehingga skema kerja sama konkretnya masih dibahas lebih lanjut.

Sumber: PT Waskita Beton Precast Tbk.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan