AVO Lifetime Plan dari Avonetiq: Harga Mulai US$99

AVO Lifetime Plan dari Avonetiq: Harga Mulai US
Ilustrasi (AI)

Avonetiq meluncurkan AVO Lifetime Plan, pilihan lisensi jangka panjang bagi bisnis yang ingin mengukur dan meningkatkan visibilitas merek mereka di platform kecerdasan buatan (AI). Berbeda dari model berlangganan bulanan, paket ini memungkinkan pengguna mengakses platform AVO AI melalui pembayaran lisensi satu kali di awal.

Produk ini hadir sebagai jawaban atas kompleksitas yang dihadapi tim pemasaran saat ini, di mana riset, produksi konten, dan pengukuran visibilitas sering tersebar di berbagai aplikasi berbeda. Laporan 2026 SaaS Management Index dari Zylo bahkan mencatat rata-rata organisasi memiliki 305 aplikasi SaaS dengan sekitar 36 persen lisensinya tidak termanfaatkan secara optimal.

Bacaan Lainnya

Menghubungkan Pengukuran dan Optimasi

Melalui platform AVO AI, pengguna dapat menentukan “Focus” atau topik yang ingin dikuasai merek, lalu menyusun “Prompt Book” berupa kumpulan pertanyaan relevan untuk diuji di berbagai platform AI. Hasilnya menunjukkan apakah merek disebut atau direkomendasikan, sekaligus membantu tim menemukan celah visibilitas dan menentukan langkah optimasi selanjutnya.

“Visibilitas di AI bukan pekerjaan yang selesai setelah satu kali audit. Merek perlu memahami posisi mereka, menentukan apa yang perlu diperbaiki, lalu mengukur kembali apakah upaya tersebut menghasilkan perubahan,” ujar Alexandro Wibowo, Partner Avonetiq.

Tiga Pilihan Paket

Mulai 12 Oktober 2026, AVO Lifetime Plan ditawarkan dalam tiga tingkatan: Entry seharga US$99 dengan 50 credits, satu seat, dan akses hingga lima domain; Growth seharga US$199 dengan 125 credits, lima seats, dan hingga sepuluh domain; serta Full Scope seharga US$399 dengan 200 credits, sepuluh seats, dan hingga 30 domain. Credits yang didapat tidak memiliki batas waktu kedaluwarsa, dan pengguna dapat membeli tambahan credits mulai US$10 untuk 10 credits tanpa perlu membeli lisensi baru.

Catatan Redaksi. Visibilitas merek di AI yang dibahas di sini mengacu pada seberapa sering nama merek muncul saat pengguna bertanya ke chatbot seperti ChatGPT atau Gemini, praktik yang mulai disebut Generative Engine Optimization (GEO), mirip SEO namun untuk jawaban AI. Model lisensi seumur hidup berbeda dari langganan bulanan karena dibayar sekali untuk akses permanen, sementara ‘credits’ menjadi satuan pemakaian yang terpakai setiap kali sebuah pertanyaan diuji ke platform AI.

Sumber: Avonetiq.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan