BINUS University Satu-Satunya di Indonesia Ikut Kiro Students AWS

BINUS University Satu-Satunya di Indonesia Ikut Kiro Students AWS
Ilustrasi (AI)

BINUS University menjadi satu-satunya universitas di Indonesia yang terpilih dalam program Kiro Students, inisiatif dari Amazon Web Services (AWS) yang memberi mahasiswa akses ke Kiro, lingkungan pengembangan perangkat lunak berbasis kecerdasan artifisial (AI). Melalui program ini, mahasiswa BINUS atau Binusian berkesempatan menggunakan Kiro secara gratis selama satu tahun dengan jatah 1.000 credits setiap bulan.

Status BINUS University dalam program ini menempatkannya satu barisan dengan sejumlah kampus ternama dunia yang juga terpilih, seperti Arizona State University, Nanyang Technological University (NTU) Singapura, Carnegie Mellon University, Massachusetts Institute of Technology (MIT), dan National University of Singapore (NUS).

Bacaan Lainnya

Baca juga:

Dukung Pembelajaran Berbasis AI

Kiro sendiri merupakan platform yang memanfaatkan generative AI dan agentic AI untuk membantu proses pengembangan perangkat lunak, mulai dari menyusun ide dan spesifikasi, menulis kode, hingga menyempurnakan sebuah proyek. Pendekatan yang digunakan disebut spec-driven development, yang menurut pengembangnya membuat proses coding lebih terstruktur dibandingkan sekadar memakai asisten AI biasa.

Rektor BINUS University, Dr. Nelly S.Kom., M.M., mengatakan akses terhadap teknologi yang dipakai industri menjadi bagian penting dalam mempersiapkan mahasiswa menghadapi dunia kerja. Ia menambahkan bahwa program ini diharapkan membuat mahasiswa tidak hanya memahami AI secara teori, tetapi juga terbiasa menggunakannya untuk bereksperimen dan menyelesaikan masalah nyata.

Akses Kiro ini dapat dimanfaatkan Binusian untuk berbagai keperluan, seperti mengerjakan tugas kuliah, membangun prototipe aplikasi, mengikuti kompetisi hackathon, hingga menyusun portofolio digital. BINUS University menyebut program ini sebagai bagian dari upaya menghadirkan pengalaman belajar global yang relevan dengan perkembangan teknologi industri.

Catatan Redaksi. Kiro adalah lingkungan pengembangan perangkat lunak yang menggabungkan generative AI dan agentic AI, di mana AI tidak hanya menulis kode tapi juga membantu menyusun spesifikasi dan rencana sebelum coding dimulai. Pendekatan spec-driven development ini berbeda dari asisten AI biasa yang langsung menghasilkan kode dari perintah singkat, sebab pengembang diminta merinci kebutuhan dan alur sistem lebih dulu, sehingga hasil akhirnya diklaim lebih terstruktur dan mudah ditelusuri saat proyek berkembang.

Sumber: BINUS University.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan