
PT BRI Multifinance Indonesia (BRI Finance) menghadirkan produk pembiayaan dana tunai bernama BRI Flash, yang memungkinkan masyarakat mengoptimalkan nilai kendaraan yang dimiliki sebagai jaminan pembiayaan. Produk ini ditujukan untuk merespons kebutuhan dana yang kerap muncul mendadak, mulai dari keperluan keluarga, pendidikan, renovasi rumah, hingga kebutuhan konsumtif lainnya.
Pencairan hingga 90 Persen
Melalui BRI Flash, nasabah bisa memperoleh pencairan dana hingga 90% dari harga kendaraan yang dijaminkan. Perusahaan menawarkan bunga mulai dari 0,73% per bulan dengan pilihan tenor pembiayaan hingga 4 tahun, sehingga nasabah memiliki keleluasaan menyesuaikan jangka waktu cicilan dengan kemampuan finansial masing-masing.
Baca juga:
- BRI Finance: Pembiayaan Dana Tunai Tumbuh 44,74% di Semester I 2026
- BRI Flash: Pinjaman Jaminan BPKB dari BRI Finance, Cair 90%
Corporate Secretary BRI Finance, Aditia Fakhri Ramadhani, mengatakan produk ini dirancang untuk mengakomodasi dua jenis kebutuhan nasabah, yaitu yang sudah direncanakan maupun yang muncul secara mendadak. Menurutnya, fleksibilitas akses pembiayaan menjadi penting agar masyarakat tidak perlu mengubah rencana keuangan yang sudah disusun hanya karena kebutuhan dana darurat.
Konteks Industri Pembiayaan
Peluncuran BRI Flash ini juga sejalan dengan tren konsumsi rumah tangga yang menurut catatan Bank Indonesia tumbuh 5,52% secara tahunan pada triwulan I-2026. Di sisi lain, Otoritas Jasa Keuangan mencatat piutang pembiayaan perusahaan multifinance nasional mencapai Rp511,26 triliun per Juni 2026, tumbuh 1,88% dibanding tahun sebelumnya, menandakan industri pembiayaan masih berperan penting sebagai alternatif akses dana bagi masyarakat.
Aditia menambahkan, pihaknya berharap BRI Flash dapat menjadi solusi yang relevan baik untuk kebutuhan yang telah dipersiapkan maupun yang membutuhkan penanganan cepat.
Catatan Redaksi. BRI Flash memakai skema jaminan fidusia atas BPKB kendaraan, yaitu surat kendaraan diserahkan ke perusahaan pembiayaan sebagai agunan sementara kendaraannya sendiri tetap dipakai nasabah sehari-hari, berbeda dengan gadai yang mengharuskan barangnya dititipkan. Bunga 0,73% per bulan yang disebutkan umumnya dihitung secara flat dari pokok pinjaman awal, sehingga beban bunga tahunan secara efektif biasanya lebih tinggi daripada sekadar dikalikan 12.
Sumber: PT BRI Multifinance Indonesia (BRI Finance).





