
Indonesia India Business Forum (IIBF) bersama komunitas Indoindians menggelar Social & Business Networking Evening pada Kamis (17/9/2026) di Nautilus Bar, Four Seasons Hotel Jakarta. Acara ini mempertemukan anggota komunitas bisnis Indonesia dan India untuk membangun koneksi baru serta membuka peluang kolaborasi.
Dalam suasana santai, para tamu dari berbagai latar belakang profesional saling berkenalan dan bertukar ide. Sejumlah nama yang hadir antara lain Samit Ganguly (General Manager Four Seasons Hotel Jakarta), Rajat Sagar dari PT Infotech Solutions, Rakesh Jain dari eSamuel Sekuritas, dan Baskaran Jayabalan dari Southern Chemicals.
Baca juga:
- Admitad Menghadirkan Brand, Publisher, dan Agensi Terkemuka Indonesia dalam Jamuan Makan Malam Eksklusif di Jakarta
- K-EXPO Indonesia 2024: Pameran Hallyu Terbesar Akan Hadir di Jakarta!
ION Diperkenalkan ke Pelaku Bisnis
Salah satu momen penting dalam acara tersebut adalah perkenalan Indonesia Open Network (ION) oleh Dr. Bayu Prawira Hie, President Director ION. Ia menjelaskan ION sebagai inisiatif infrastruktur digital terbuka dan interoperabel yang dikembangkan untuk mendukung ekosistem perdagangan digital di Indonesia, dengan dukungan Google.org serta mitra ekosistem seperti Indosat Ooredoo Hutchison. Tim ION turut hadir untuk berinteraksi langsung dengan para peserta.
Speed Networking dan Live Jazz
Acara juga diisi sesi Speed Networking yang mendorong para tamu bertemu satu sama lain, bertukar kontak bisnis, dan memulai percakapan baru. Suasana kemudian berlanjut dengan interaksi yang lebih santai diiringi penampilan live jazz, melengkapi rangkaian malam networking tersebut.
Melalui kegiatan ini, IIBF dan Indoindians berupaya mempertemukan komunitas bisnis Indonesia-India dalam format informal yang membuka ruang dialog dan peluang kerja sama di masa mendatang.
Catatan Redaksi. Infrastruktur digital terbuka dan interoperabel seperti ION berarti sistemnya dirancang agar bisa saling terhubung dengan platform atau layanan digital lain lewat standar bersama, bukan sistem tertutup milik satu perusahaan saja. Pendekatan ini lazim dipakai untuk memudahkan pelaku usaha, bank, dan penyedia layanan berbeda saling bertransaksi tanpa harus membangun koneksi khusus satu per satu, mirip konsep di balik jaringan pembayaran digital yang menghubungkan banyak pihak sekaligus.
Sumber: Indonesia India Business Forum (IIBF) dan Indoindians.





