
PT BRI Multifinance Indonesia (BRI Finance) menghadirkan fasilitas dana tunai bernama BRI Flash, yang menggunakan BPKB kendaraan sebagai jaminan. Produk ini ditujukan bagi masyarakat yang membutuhkan tambahan dana untuk berbagai keperluan, mulai dari kebutuhan mendesak hingga rencana perjalanan bersama keluarga saat momen libur panjang.
Corporate Secretary BRI Finance, Aditia Fakhri Ramadhani, mengatakan bahwa persiapan anggaran menjadi hal penting saat merencanakan perjalanan, termasuk biaya transportasi, akomodasi, dan konsumsi. Menurutnya, BRI Finance berupaya menghadirkan alternatif pembiayaan yang fleksibel untuk mendukung kebutuhan masyarakat di tengah kondisi ekonomi saat ini.
Baca juga:
- BRI Finance: Pembiayaan Dana Tunai Tumbuh 44,74% di Semester I 2026
- BRI Flash: Pinjaman Jaminan BPKB Cair hingga 90% Nilai Kendaraan
Skema Pembiayaan BRI Flash
Melalui skema ini, nasabah dapat memperoleh pencairan dana hingga 90 persen dari harga kendaraan, dengan bunga mulai 0,73 persen per bulan dan pilihan tenor cicilan hingga 4 tahun. Meski BPKB dijadikan jaminan, kendaraan tetap bisa digunakan pemiliknya untuk aktivitas sehari-hari selama masa pembiayaan berlangsung, sesuai ketentuan yang berlaku.
BRI Finance mengingatkan calon nasabah agar mempertimbangkan kemampuan finansial sebelum mengajukan pembiayaan. Besaran dana, tenor, dan kewajiban cicilan disarankan disesuaikan dengan kebutuhan agar pembiayaan dapat dikelola secara sehat dan tidak memberatkan keuangan di kemudian hari.
“Pada akhirnya, pembiayaan perlu direncanakan dengan matang. Kami berharap fasilitas ini dapat dimanfaatkan secara bijak dan sesuai kebutuhan,” ujar Aditia. Informasi lebih lanjut mengenai BRI Flash dapat diakses melalui kanal resmi BRI Finance.
Catatan Redaksi. Skema jaminan BPKB seperti ini dikenal sebagai fidusia, yaitu kendaraan tetap dipakai pemiliknya sehari-hari sementara hanya dokumen kepemilikannya yang dipegang lembaga pembiayaan sebagai jaminan utang. Ini berbeda dari gadai konvensional yang mengharuskan barang jaminan diserahkan secara fisik. Bunga bulanan pada pembiayaan semacam ini umumnya dihitung secara flat, sehingga nilai cicilan pokok dan bunga cenderung tetap sama setiap bulan sepanjang masa tenor.
Sumber: PT BRI Multifinance Indonesia (BRI Finance).





