LRT Jabodebek Hadirkan Layar Interaktif di Stasiun, Cek Fungsinya

LRT Jabodebek Hadirkan Layar Interaktif di Stasiun, Cek Fungsinya
Ilustrasi (AI)

LRT Jabodebek resmi menghadirkan fasilitas Layar Interaktif di stasiun untuk mempermudah pengguna memperoleh berbagai informasi selama menunggu maupun transit. Fasilitas ini diperkenalkan pertama kali pada Minggu (13/9) di Stasiun Ciracas, bertepatan dengan peringatan tiga tahun operasional LRT Jabodebek melayani masyarakat Jabodetabek.

Melalui layar tersebut, pengguna dapat melihat jadwal keberangkatan terkini, informasi layanan, peta interaktif untuk menemukan fasilitas dan rute, hingga informasi pusat aktivitas di sekitar stasiun. Semua kebutuhan informasi itu kini bisa diakses dari satu titik digital tanpa harus berpindah kanal.

Bacaan Lainnya

Baca juga:

Sejalan dengan Lonjakan Penumpang

Manager of Public Relation LRT Jabodebek, Radhitya Mardika, menyebut kehadiran Layar Interaktif merupakan bagian dari upaya menghadirkan pengalaman perjalanan yang lebih praktis bagi pengguna. Inovasi ini juga sejalan dengan pertumbuhan jumlah penumpang, yang tercatat naik dari 4,56 juta pengguna pada akhir 2023 menjadi 21,05 juta pada 2024, lalu 28,81 juta pada 2025. Sepanjang Januari hingga Agustus 2026 saja, LRT Jabodebek sudah melayani 21,8 juta pengguna.

Untuk mengimbangi permintaan, sejak 15 Juni 2026 LRT Jabodebek juga menambah frekuensi perjalanan pada jam sibuk pagi menjadi total 430 perjalanan pada hari kerja, hasil evaluasi uji coba pada 8–12 Juni 2026. Penambahan ini mencakup dua perjalanan tambahan menuju Dukuh Atas BSI, masing-masing berangkat dari Jati Mulya pukul 07.11 WIB dan Harjamukti pukul 07.26 WIB.

Peluncuran Layar Interaktif menjadi bagian dari rangkaian peringatan tiga tahun LRT Jabodebek yang turut mengundang 200 pengguna setia, memberikan apresiasi kepada tiga pengguna dengan frekuensi perjalanan tertinggi serta tiga mitra tenant di area stasiun. LRT Jabodebek juga menyampaikan terima kasih kepada Direktorat Jenderal Perkeretaapian serta Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan Jawa Barat atas dukungan dalam pengembangan layanan.

Catatan Redaksi. Layar interaktif semacam ini umumnya bekerja sebagai digital signage yang terhubung ke sistem pusat operasional kereta, sehingga jadwal dan informasi layanan bisa diperbarui otomatis begitu ada perubahan, berbeda dari papan pengumuman cetak yang harus diganti manual. Peta interaktifnya juga biasanya memakai data lokasi statis titik-titik fasilitas di sekitar stasiun, mirip cara kerja peta digital pada umumnya.

Sumber: LRT Jabodebek.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan