SEMU Luncurkan Koleksi Parfum Perdana, Rilis 4 September 2026

SEMU Luncurkan Koleksi Parfum Perdana, Rilis 4 September 2026

Brand parfum SEMU resmi memperkenalkan koleksi debutnya yang terdiri dari empat Extrait de Parfum: If A Tree Falls, At My Mercy, Personal Space, dan Space Between Words. Sebelum resmi dijual ke publik, parfum-parfum ini lebih dulu dibagikan ke sejumlah KOL dan content creator pencinta wewangian, yang kemudian ramai membicarakan aroma-aroma tersebut di media sosial.

Empat Aroma, Empat Karakter

SEMU sengaja merancang keempat parfumnya dengan karakter yang jauh berbeda satu sama lain, bukan sekadar variasi dari satu aroma. If A Tree Falls tampil dry, smoky, dan woody dengan kesan tenang dan introspektif. At My Mercy berkarakter dark, fruity, floral, dan sensual. Personal Space mengusung nuansa airy, salty, musky, dan mineral, sementara Space Between Words tampil green dan bitter dengan sentuhan matcha.

Bacaan Lainnya

Menurut brand, setiap aroma dibangun dari sebuah cerita atau suasana, mulai dari kesunyian, ketegangan, ruang pribadi, hingga jeda dalam percakapan. Respons awal dari para KOL pun disebut beragam, tidak ada satu aroma favorit yang dominan, karena masing-masing orang menemukan kecocokan pada varian yang berbeda.

Desain Botol dan Konsep Unseen Traces

Selain aroma, botol SEMU yang berbentuk geometris menyerupai segitiga turut mencuri perhatian sejak muncul di konten unboxing. Bentuk ini diklaim terinspirasi dari struktur top notes, heart notes, dan base notes dalam dunia parfum, yang oleh SEMU diringkas menjadi konsep “Datang, Hadir, Tertinggal”. Keseluruhan koleksi ini juga diikat oleh gagasan besar bernama Unseen Traces, yakni pandangan bahwa aroma adalah jejak tak kasat mata dari sebuah momen yang pernah terjadi.

Untuk membantu konsumen menentukan pilihan, SEMU turut menghadirkan kuis online bernama Find Your Own Scent di situs resminya. Koleksi debut SEMU tersedia dalam kemasan Extrait de Parfum 50 ml, dengan early access melalui website mulai 4 September 2026.

Catatan Redaksi. Extrait de Parfum adalah tingkat konsentrasi wewangian tertinggi dalam dunia parfum, biasanya mengandung 20 sampai 40 persen minyak aromatik, sehingga aromanya lebih tahan lama dan lebih pekat dibanding Eau de Parfum atau Eau de Toilette yang konsentrasinya lebih encer. Adapun top, heart, dan base notes merujuk pada tahapan aroma yang tercium seiring waktu, mulai dari kesan pertama yang cepat menguap, inti karakter parfum, hingga aroma dasar yang bertahan paling lama di kulit.

Sumber: SEMU.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan