Broadcast dan AI Agent Kini Bisa Lintas Channel, Tak Cuma WhatsApp

Broadcast dan AI Agent Kini Bisa Lintas Channel, Tak Cuma WhatsApp

Penyedia platform CRM Barantum mengumumkan perluasan fitur Broadcast dan AI Agent yang kini dapat digunakan di berbagai channel komunikasi, tidak lagi terbatas pada WhatsApp. Perluasan ini merespons kebiasaan pelanggan yang kini berinteraksi dengan bisnis melalui banyak platform berbeda, mulai dari Instagram, Facebook, website, hingga marketplace seperti Shopee, Tokopedia, dan TikTok Shop.

Alasan di Balik Perluasan Channel

Menurut Barantum, jika fitur Broadcast dan otomatisasi AI Agent hanya tersedia di WhatsApp, bisnis berisiko kehilangan jangkauan ke pelanggan yang lebih nyaman berinteraksi lewat channel lain. Selama ini, pertanyaan yang masuk dari luar WhatsApp masih harus ditangani manual oleh tim, sehingga menambah beban kerja saat jumlah platform yang dipakai bisnis terus bertambah.

Bacaan Lainnya

Baca juga:

Fitur Broadcast Lintas Platform

Broadcast Barantum kini mendukung pengiriman campaign ke WhatsApp, Instagram, Facebook, website, serta marketplace populer. Pengelolaan campaign dilengkapi sejumlah fitur pendukung, di antaranya impor dan segmentasi kontak, personalisasi pesan interaktif, pemantauan spam score dan quality score, penjadwalan pengiriman, hingga monitoring performa secara real-time.

AI Agent untuk Layanan Pelanggan Otomatis

Di sisi layanan pelanggan, AI Agent Barantum dirancang untuk menjawab pertanyaan umum, memberikan informasi bisnis, merespons pelanggan di luar jam kerja, dan meneruskan percakapan ke tim manusia bila diperlukan. Dengan cakupan yang lebih luas, otomatisasi ini diharapkan membuat pengelolaan komunikasi bisnis menjadi lebih efisien tanpa membatasi pelanggan hanya pada satu platform.

Catatan Redaksi. Pendekatan ini lazim disebut layanan pelanggan omnichannel, yaitu menyatukan berbagai kanal komunikasi ke satu sistem pengelolaan agar riwayat percakapan pelanggan tetap terekam di satu tempat, tidak terpisah per aplikasi. Selain efisiensi, pemantauan spam score dan quality score penting karena penyedia layanan seperti WhatsApp Business API menurunkan jangkauan pesan bila akun pengirim dianggap mengirim spam atau kualitas interaksinya rendah.

Sumber: Barantum.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan