SUCOFINDO Gandeng Basarnas Latih Inspektor Kelautan Hadapi Darurat

SUCOFINDO Gandeng Basarnas Latih Inspektor Kelautan Hadapi Darurat
Ilustrasi (AI)

PT SUCOFINDO (PERSERO) Cabang Denpasar bekerja sama dengan Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Denpasar (Basarnas Bali) menyelenggarakan pelatihan Medical First Responder bagi para inspektor perusahaan. Pelatihan yang difasilitasi IDSurvey Institute ini digelar untuk meningkatkan kesiapsiagaan pegawai menghadapi situasi darurat di lingkungan kerja kelautan dan perairan yang memiliki risiko tinggi.

Kepala PT SUCOFINDO Cabang Denpasar, Rusdi Palureng, menjelaskan pelatihan ini merupakan bagian dari penguatan budaya Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) sekaligus menjawab kebutuhan operasional lapangan. Menurutnya, sejumlah layanan perusahaan bersinggungan langsung dengan aktivitas di laut, seperti draught survey, sampling air laut, hingga inspeksi bongkar muat migas dari kapal ke tangki darat, sehingga kemampuan menolong diri sendiri maupun rekan kerja saat kondisi darurat di perairan menjadi kompetensi penting bagi para inspektor.

Bacaan Lainnya

Teori dan Praktik Lapangan

Pelatihan berlangsung selama dua hari dengan kombinasi kelas dan praktik. Hari pertama difokuskan pada pembekalan materi di ruangan, sedangkan hari kedua diisi praktik lapangan di pangkalan sandar kapal dan alat utama Basarnas di kawasan Pelabuhan Benoa, Denpasar. Peserta merupakan inspektor SUCOFINDO Cabang Denpasar yang berasal dari Unit Pelayanan Lombok, Unit Pelayanan Benete, dan Site Celukan Bawang. Seluruh materi dan instruktur disiapkan oleh tim Basarnas, mencakup pengenalan kelembagaan, prosedur kedaruratan bencana alam, bantuan hidup dasar, metode pertolongan di perairan, hingga teknik sea survival.

Instruktur SAR, Pande Putu Agus Virnita, mengapresiasi langkah SUCOFINDO menempatkan keselamatan pegawai sebagai prioritas. Ia menekankan bahwa dalam kejadian darurat, penolong pertama yang tiba di lokasi hampir selalu adalah orang terdekat dengan korban, bukan petugas SAR, sehingga semakin banyak pekerja yang memiliki keterampilan dasar pertolongan akan memperbesar peluang korban selamat. Basarnas Bali menyatakan terbuka untuk terus bersinergi dengan dunia usaha di Bali dan Nusa Tenggara dalam membangun budaya keselamatan kerja.

Sebagai perusahaan jasa Testing, Inspection, and Certification, SUCOFINDO menyatakan akan terus memperkuat kompetensi personelnya untuk mendukung berbagai layanan kemaritiman, mulai dari draught survey, marine cargo survey, inspeksi bongkar muat migas dan komoditas, on/off hire survey, hingga inspeksi kontainer di area pelabuhan dan perairan.

Sumber: PT SUCOFINDO (PERSERO).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan