Pandai Gadai Beri Extra Pinjaman Rp100 Ribu untuk Elektronik

Pandai Gadai Beri Extra Pinjaman Rp100 Ribu untuk Elektronik

Perusahaan gadai swasta Pandai Gadai, yang dioperasikan oleh PT Solusi Gadai Pintar, meluncurkan program bertajuk Extra Pinjaman bagi nasabah baru yang menggadaikan perangkat elektronik. Lewat program ini, nasabah berpotensi menerima dana cair lebih tinggi dari nilai pinjaman dasar hasil taksiran.

Perangkat elektronik yang bisa dijadikan jaminan antara lain smartphone, laptop, tablet, smartwatch, kamera, televisi, hingga konsol game seperti PlayStation dan Xbox. Barang dengan kondisi tidak sempurna, misalnya layar retak, bodi lecet, atau tanpa dus dan aksesoris, tetap dapat diajukan dan akan dinilai lewat proses pemeriksaan di cabang.

Bacaan Lainnya

Besaran Extra Pinjaman Bertingkat

Tambahan dana yang diberikan mengikuti nilai gadai barang. Nasabah dengan nilai gadai minimal Rp2 juta berpotensi mendapat tambahan Rp100.000, nilai gadai minimal Rp1 juta mendapat tambahan Rp75.000, nilai gadai minimal Rp500.000 mendapat tambahan Rp50.000, dan nilai gadai minimal Rp300.000 mendapat tambahan Rp25.000. Nilai akhir tetap ditentukan lewat pemeriksaan fisik barang di cabang.

Untuk mengikuti program ini, calon nasabah perlu melakukan booking online lebih dulu melalui situs resmi Pandai Gadai, mengecek simulasi pinjaman, lalu datang ke cabang terdekat dengan membawa barang jaminan serta KTP. Selain gadai elektronik, perusahaan ini juga melayani gadai BPKB motor tanpa survei dan gadai emas mulai dari 6 karat, serta menyediakan layanan tebus, cicil, dan perpanjang pinjaman melalui aplikasi digital.

Saat ini Pandai Gadai mengoperasikan lebih dari 250 cabang yang tersebar di wilayah Jakarta, Bogor, Depok, dan Bekasi, dan mengklaim telah melayani lebih dari 250.000 nasabah. Perusahaan menyebut kombinasi proses booking digital dan transaksi tatap muka di cabang sebagai bagian dari upaya menghadirkan layanan gadai yang lebih transparan bagi masyarakat.

Catatan Redaksi. Dalam skema gadai, nilai pinjaman dasar ditentukan lewat taksiran, yakni penilaian barang jaminan berdasarkan kondisi fisik dan harga pasarnya untuk menentukan berapa dana maksimal yang bisa dicairkan. Karena itu, meski ada tambahan Extra Pinjaman, angka final tetap bergantung pada pemeriksaan langsung di cabang, bukan sekadar merek atau tipe perangkat. Skema pinjaman bertingkat seperti ini lazim di industri gadai untuk mendorong nasabah menggadaikan barang bernilai lebih tinggi.

Sumber: Pandai Gadai (PT Solusi Gadai Pintar).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan