
PT Bank Neo Commerce Tbk (BNC) mengingatkan masyarakat agar tidak asal mengajukan pinjaman, melainkan menyesuaikannya dengan kemampuan membayar. Menurut perseroan, keputusan mengambil utang semestinya mempertimbangkan penghasilan, pengeluaran rutin, dan tujuan penggunaan dana, bukan sekadar jumlah dana yang dibutuhkan.
Hitung Dulu Kondisi Keuangan
Sebelum mengajukan pinjaman, BNC menyarankan calon peminjam menghitung total penghasilan bulanan, pengeluaran pokok, cicilan yang sedang berjalan, serta ketersediaan dana darurat. Dengan begitu, jumlah pinjaman yang diajukan bisa lebih realistis dan cicilan tetap terkendali hingga lunas.
BNC juga menekankan beberapa prinsip praktis: ajukan pinjaman sesuai kebutuhan, bukan berdasarkan limit maksimum yang ditawarkan; pilih tenor yang sesuai kemampuan finansial, karena tenor panjang membuat cicilan lebih ringan sedangkan tenor pendek mempercepat pelunasan; serta pahami total biaya di luar bunga agar tidak ada kewajiban yang terlewat. Yang tak kalah penting, cicilan sebaiknya tidak mengganggu kebutuhan pokok sehari-hari.
Waspadai Iming-Iming Pinjaman Instan
Perusahaan mengingatkan bahwa istilah-istilah populer seperti pinjaman cepat, bunga rendah, atau cukup dengan KTP tidak boleh menjadi satu-satunya pertimbangan. Calon peminjam tetap perlu memastikan legalitas penyedia layanan, suku bunga, biaya, tenor, hingga syarat dan ketentuan yang berlaku sebelum menandatangani perjanjian.
Sebagai salah satu opsi pembiayaan, BNC menawarkan layanan Neo Pinjam yang dapat diakses lewat aplikasi neobank. Pengajuan dilakukan sepenuhnya secara digital, dengan limit pinjaman hingga Rp100 juta dan pilihan tenor sampai 24 bulan, tergantung hasil evaluasi bank terhadap masing-masing nasabah.
Catatan Redaksi. Tenor adalah jangka waktu pengembalian pinjaman yang disepakati, dan pilihannya memengaruhi besar cicilan karena total utang dibagi rata sesuai jumlah periode bayar. Selain bunga, pinjaman biasanya membawa biaya administrasi, biaya provisi, atau denda keterlambatan yang turut menambah beban di luar angka bunga yang dipromosikan, sehingga total biaya pinjol atau bank digital bisa berbeda dari yang terlihat sekilas.
Sumber: PT Bank Neo Commerce Tbk.




