
Harga emas (XAUUSD) diperkirakan masih berpeluang melanjutkan penguatan pada perdagangan Rabu (5/8), menurut analisis terbaru Dupoin Futures. Momentum kenaikan dinilai masih solid setelah muncul konfirmasi teknikal yang menunjukkan tekanan beli kembali mendominasi pasar, meski pelaku pasar tetap perlu mewaspadai penguatan dolar AS, dinamika geopolitik, serta arah kebijakan The Fed.
Sinyal Teknikal Menguat
Analis Dupoin Futures, Geraldo Kofit, menjelaskan bahwa pada time frame harian, emas berhasil keluar dari fase konsolidasi dan membentuk pola Bullish Pennant yang mengindikasikan tren naik berpotensi berlanjut. Indikator Stochastic yang masih bergerak naik menuju area overbought turut memperkuat sinyal tersebut, sementara garis Moving Average 21 kini berfungsi sebagai dynamic support yang menopang struktur bullish emas.
Dengan kombinasi sinyal tersebut, Dupoin Futures memproyeksikan harga emas berpotensi menguji resistance di level 4.135. Jika level ini ditembus dengan konfirmasi kuat, penguatan dapat berlanjut menuju target berikutnya di 4.202. Meski demikian, investor diingatkan untuk tetap mewaspadai potensi koreksi teknikal setelah kenaikan yang cukup tajam.
Faktor Fundamental
Dari sisi fundamental, permintaan terhadap emas sebagai aset safe haven kembali meningkat menyusul laporan mengenai menipisnya stok rudal presisi jarak jauh milik Amerika Serikat akibat konflik dengan Iran, yang memicu kehati-hatian investor terhadap risiko geopolitik. Di sisi lain, ruang penguatan emas dapat menjadi terbatas apabila dolar AS kembali menguat didorong data ekonomi yang menunjukkan ketahanan ekonomi Amerika Serikat, sehingga mengurangi ekspektasi pelonggaran kebijakan moneter The Fed dalam waktu dekat.
Pelaku pasar juga akan mencermati sejumlah rilis data ekonomi AS mendatang sebagai petunjuk arah suku bunga The Fed. Data yang lebih lemah berpotensi melemahkan dolar dan mendorong harga emas lebih tinggi, sementara data yang melampaui ekspektasi dapat menekan harga emas karena investor kembali memburu aset berbasis dolar.
Catatan Redaksi. Artikel ini bersumber dari analisis Dupoin Futures, perusahaan pialang berjangka yang menyediakan layanan perdagangan emas dan valuta asing. Status emas sebagai aset safe haven berarti permintaannya cenderung naik saat ada ketidakpastian geopolitik atau ekonomi, karena investor menganggapnya lebih stabil dibanding aset berisiko seperti saham. Pola Bullish Pennant sendiri adalah formasi teknikal berbentuk segitiga kecil setelah kenaikan tajam, yang oleh analis chart sering dibaca sebagai jeda sebelum tren naik berlanjut.
Sumber: Dupoin Futures (PT. Dupoin Futures Indonesia).





