Bolehkah Bayi Pakai Sunscreen Dewasa? Ini Bedanya

Bolehkah Bayi Pakai Sunscreen Dewasa? Ini Bedanya
Ilustrasi. Foto: hitesh choudhary/Pexels

Demi kepraktisan, sebagian orang tua tergoda memakaikan sunscreen dewasa pada bayi mereka. Padahal, kulit bayi memiliki karakteristik yang jauh berbeda dari kulit orang dewasa sehingga membutuhkan perlindungan yang berbeda pula.

Kenapa Sebaiknya Tidak Disamakan

Sunscreen dewasa umumnya diformulasikan untuk kulit yang lebih tebal dan matang. Produk semacam ini sering mengandung parfum, alkohol, atau bahan lain yang berisiko memicu iritasi pada kulit bayi yang masih tipis dan sensitif. Sebaliknya, sunscreen yang dirancang khusus untuk bayi cenderung memakai formula lebih lembut dengan tambahan bahan yang membantu menenangkan kulit.

Read More

Usia yang Disarankan

Menurut anjuran Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) dan American Academy of Pediatrics, penggunaan sunscreen umumnya baru dianjurkan mulai usia 6 bulan ke atas. Untuk bayi di bawah usia tersebut, perlindungan dari paparan matahari lebih baik dilakukan lewat naungan, pakaian tertutup, dan topi, bukan dengan tabir surya.

Tips Pemakaian yang Tepat

Bila anak sudah cukup umur untuk memakai sunscreen, orang tua disarankan melakukan patch test terlebih dahulu sebelum pemakaian pertama. Oleskan produk 15–30 menit sebelum beraktivitas di luar ruangan, dan ulangi setiap dua jam sekali atau setelah anak berkeringat maupun terkena air.

Yang perlu diingat, sunscreen berfungsi mengurangi paparan sinar UV, bukan mengobati iritasi kulit yang sudah terjadi. Jika muncul kemerahan atau tanda iritasi lain setelah pemakaian, penggunaan sebaiknya dihentikan dan dikonsultasikan ke dokter.

Sumber: PT Kraton Teknologi Indonesia (rilis pers via VRITIMES).

Related posts

Leave a Reply