Rujukan Online Jadi Kemudahan Untuk Tingkatkan Layanan JKN-KIS

Palangka Raya – Yohanes (58) telah merasakan kemudahan dalam mengakses pelayanan kesehatan program Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) melalu sistem rujukan online yang diimplementasikan oleh BPJS Kesehatan.

Pria pensiunan Pegawai Negeri Sipil (PNS) itu merasakan kemudahan tersebut ketika kembali harus mendapatkan pelayanan kesehatan di rumah sakit akibat sakit gangguan pada prostat.

 

Kepada tim Jamkesnews Jumat (14/6) Yohanes pun menceritakan adanya perbedaan proses dalam melakukan akses pelayanan kesehatan sebelum adanya sistem rujukan online dengan setelah diberlakukannya rujukan dengan sistem online saat ini. Dirinya pun merasakan lebih dimudahkan dan alur rujukan yang harus dilalui untuk sampai berobat di rumah sakit menjadi lebih pasti.

“Terakhir kali saya berobat masih belum menggunakan sistem rujukan online. Jadi ketika dirujuk dari FKTP saya masih harus mengantri cukup lama di rumah sakit. Itu juga belum tentu dokternya ada. Kalau dokternya saat itu ternyata gak ada, harus balik lagi ke faskes tingkat pertama untuk dirujuk ke rumah sakit lain yang ada dokternya. Harus bolak balik dan butuh waktu lama dan gak ada kepastian tentang dokter yang praktek. Tapi pas kemaren saya berobat dan dirujuk dengan rujukan online jadi lebih gampang dan pasti, karena ketika merujuk FKTP dapat sekaligus melihat jadwal dokter yang praktek dan rujukan ke rumah sakitnya pun secara berjenjang dari mulai rumah sakit kelas D dan seterusnya sesuai dengan diagnosa penyakitnya. Hal ini menyebabkan antrian dapat lebih teratur dan tidak menumpuk di suatu rumah sakit saja,” ungkap Yohanes.

 

Pria yang tinggal di Kelurahan Jekan Raya Kota Palangka Raya ini pun merasa bahwa kualitas pelayanan program JKN-KIS terus meningkat. Hal itu dibuktikan dengan dilakukannya penyesuaian kebijakan dan inovasi-inovasi yang diciptakan BPJS Kesehatan untuk kemudahan peserta JKN-KIS.

“Kualitas pelayanan yang ada saat ini sudah semakin baik. Sudah jauh berbeda dari 2 atau 3 tahun yang lalu. Contohnya seperti sudah ada Mobile JKN, akses pembayaran lebih banyak dan mudah, juga tentang rujukan online ini. Sekarang kita kalau dirujuk ke rumah sakit sudah gak perlu takut bolak balik lagi karena dokternya ada atau gak. Karena rujukan online sudah bisa tahu dimana rumah sakit yang dokternya ada sesuai kebutuhan kita sebagai pasien,” terang Yohanes.

Menutup pembicaraan, Yohanes pun berharap akan semakin banyak kemudahan-kemudahan lainnya bagi peserta JKN-KIS yang bisa dikembangkan dan diterapkan oleh BPJS Kesehatan selaku penyelenggara program JKN-KIS. 

Archipelago International Hotels, Syariah Hotel Solo, Grandkemang Hotel Jakarta, Kementerian RI, Inspirational Video, Motivational Video, Kemenpora RI, Kemenkopolhukam RI, Kemenkominfo RI, BPJS Kesehatan, KFC Indonesia, Indihome,