Presiden Jokowi Resmikan Pembukaan UMKM Export BRILian Preneur 2019

JAKARTA – Sebagai wujud kontribusi serta terobosan dalan kaitannya pemberdayaan UMKM Indonesia, PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk menggelar “UMKM Export BRILian Preneur 2019”. Diselenggarakan pada tanggal 20-22 Desember 2019 di Assembly Hall JCC, Jakarta, acara ini dibuka langsung oleh Presiden Republik Indonesia Joko Widodo dengan didampingi oleh Wakil Ketua DPR RI Rachmat Gobel, Menteri BUMN Erick Thohir, Menteri Koperasi Usaha Kecil & Menengah Teten Masduki, Menteri Perdagangan Agus Suparmanto, dan Direktur Utama Bank BRI Sunarso.

Sunarso mengungkapkan bahwa UMKM Export BRILian Preneur 2019 diselenggarakan dengan tujuan utama mempertemukan pengusaha UMKM dengan pembeli potensial dari luar negeri, serta untuk meningkatkan kapasitas dan kualitas pengusaha UMKM untuk berorientasi ekspor.

Kegiatan ini diikuti oleh 155 UMKM binaan Bank BRI dan Rumah Kreatif BUMN (RKB) BRI yang bergerak di bidang usaha seperti fashion, makanan dan minuman, dan kerajinan (Craft & Home Décor). Bank BRI juga mendatangkan pembeli potensial dari luar negeri yang diharapkan akan semakin membuka akses produk UMKM Indonesia ke mancanegara. “Tercatat terdapat 74 pembeli potensial yang datang dari 16 Negara dari Benua Amerika Utara, Amerika Selatan, Eropa, Asia, dan Australia”, imbuh Sunarso.

UMKM Export BRILian Preneur 2019 memiliki konsep pameran atau expo dengan menampilkan hasil produk UMKM binaan Bank BRI. Selain itu, Bank BRI juga menyuguhkan acara Business Matching, Talkshow, UMKM Award, Barista Competition, Artist Performance, hingga Art Instalation.

Terkait dengan pemberdayaan UMKM, Bank BRI berkomiten untuk terus berkontribusi dalam hal pengembangan UMKM. Salah satunya adalah peningkatan porsi pembiayaan yang akan ditingkatkan menjadi 80 persen pada tahun 2022. Bank BRI telah menyalurkan kredit sebesar Rp. 903,14 Triliun dimana 77,60 persen diantaranya disalurkan ke segmen UMKM dan porsi tersebut akan terus ditingkatkan hingga 80 persen pada tahun 2022.

Selain itu, Bank BRI saat ini memiliki Rumah Kreatif BUMN terbanyak, atau sejumlah 54 RKB BRI dengan jumlah anggota mencapai 398 ribu dan telah mengadakan sebanyak 3.994 pelatihan. Untuk mendorong pelaku UMKM naik kelas, Bank BRI memiliki program pendampingan dan pelatihan yang di beri nama BRIncubator. Bank BRI juga memiliki BRI Microfinance Center (BMC) yang merupakan lembaga riset dan konsultasi yang didirikan Bank BRI untuk mendampingi UMKM agar terus tumbuh dan mampu bersaing di pasar. Selama bulan November – Desember 2019 Bank BRI juga menggelar CSR BRI Peduli berupa pelatihan 10.000 UMKM di seluruh Indonesia sebagai upaya mendorong pelaku UMKM naik kelas.

Sebagai puncaknya, perseroan menggelar UMKM Export BRILIan Preneur 2019 yang merupakan salah satu terobosan baru dan inovasi dalam kaitannya pemberdayaan UMKM di Indonesia.”Selain untuk mendorong dan memfasilitasi pelaku UMKM Go Global sehingga memiliki daya saing internasional, tentu saja acara ini merupakan langkah nyata Bank BRI untuk membantu pemerintah dalam mengurangi defisit transaksi berjalan melalui peningkatan eksport”, pungkas Sunarso.

(SON)