Pagelaran Tari Klasik Jawa di Pendopo Agung Royal Ambarrukmo Yogyakarta, 25 Juni 2019

187

Yogyakarta, 25 Juni 2019.  Pagelaran tari kesempatan kali ini merupakan pementasan ketiga selama 3 tahun perjalanan Krida Beksa Wirama berlatih Tari Jawa Klasik gaya Yogyakarta dan komitmennya dalam pelestarian budaya Jawa di Pendopo Agung Royal Ambarrukmo.

Berawal dari tahun 2017 lalu dimana Krida Beksa Wirama mendapatkan dukungan dan tempat berlatih menari Tari Jawa Klasik dari hotel berkarakter budaya kuat, Royal Ambarrukmo Yogyakarta. Krida Beksa Wirama berkomitmen bahwa setiap tahunnya harus mampu untuk menghadirkan pementasan tari hasil dari latihan menari setiap Selasa pukul 16.00 – 18.00 WIB di situs cagar budaya abad ke-17 yaitu Pendopo Agung Royal Ambarrukmo Yogyakarta.

 

Selama tiga tahun berjalan ini, tidak hanya sekedar berlatih menari rutin setiap minggunya, akan tetapi juga mampu melahirkan sebuah karya tari.  Dari generasi milenial, kakak guru yang kita motivasi dan kita fasilitasi dengan sederhana, tetapi dengan dukungan semangat , cinta, kepercayaan dan kesempatan untuk berkarya, Adek atau Kakak kita Sri Nurhayati  berhasil menciptakan karya tari Jawa klasik PANDONGA PINUNGSUNG.

Tari Pandongo Pinungsung, adalah tari yang diciptakan untuk mengantarkan doa dan ucapan syukur ke hadirat Tuhan YME, agar kita  senantiasa diberi keselamatan, kelancaran dan keberhasilan dalam hidup ini. Tarian yang di dibuat pada tahun 2018 lalu,  ditampilkan pertama kali dalam peringatan hari jadi Royal Ambarrukmo Yogyakarta yang ke-7, akhir Oktober 2018.

Kegiatan rutin Krida Beksa Wirama bukan hanya berlatih menari tari jawa klasik, namun juga mengenai belajar mendalam tentang budaya Jawa (busana, adat istiadat dan filosofi luhur) yang saat ini semakin langka untuk diperkenalkan. Untuk peserta anak-anak Krida Beksa Wirama juga mengajarkan budi pekerti, norma dan aturan budaya Jawa yang saat ini pendidikan yang berakar dari budaya lokal telah banyak ditinggalkan.

 

Kegiatan ini adalah tanda bakti budaya kami untuk negeri, kerjasama & kesempatan dari Royal Ambarrukmo Yogyakarta membuat bersinergi mengenalkan budaya luhur Jawa ini secara Internasional, melalui  para blogger serta media massa dari berbagai belahan dunia atau dari tamu-tamu hotel.

Tiga tahun perjalanan kegiatan ini, kesemuanya adalah murni dari swadaya bersama  dan kerja tulus banyak cinta, juga sukarela dari pengurus yang tergabung dalam Candiliya. Dengan dinamika dan warna warni kegiatan kami, untuk itu pada pementasan ketiga kami panjatkan doa dan syukur kami dalam Tari Pandonga Pinungsun dan alunan Tembang Macapat dalam acara Umbul Dongo Sinengkeran Ing Matoyo (doa yang bersama- sama kita panjatkan  yang menyatu dalam gerak tari).

 

“Harapan kami, kegiatan ini membuat kami semua yang terlibat semakin mencintai dan bangga dengan  budaya kita sendiri,  dapat bermanfaat bagi masyarakat Yogyakarta khususnya dan Indonesia serta kita semua senantiasa diberi bimbingan & keselamatan dari Tuhan YME.”ungkap pembina Krida Beksa Wirama, R.M Condroyono Hardjaningrat di Pendopo Agung Royal Ambarrukmo Yogyakarta.

UKDW, Best Western Papilio Hotel Surabaya, Kementerian RI, Kementerian PUPR, Datascrip, Lion Air Group, Wings Air, Inspirational Video, Motivational Video, Kementan RI, Kemensos RI, Mercedes-Benz, Wings Air Tawarkan Rute Tanjung Pinang – Letung Anambas Terbuai Pesona “Tropis” Destinasi Baru di Kepulauan Riau, Canon, Royal Ambarrukmo Yogyakarta,