Kolostrum, ASI Pertama yang Dijuluki ‘Liquid Gold’

Kolostrum, ASI Pertama yang Dijuluki 'Liquid Gold'
Ilustrasi. Foto: Helena Lopes/Pexels

Istilah liquid gold atau emas cair kini semakin akrab di telinga calon ibu. Julukan ini merujuk pada kolostrum, yaitu ASI pertama yang mulai diproduksi tubuh sejak akhir masa kehamilan hingga beberapa hari setelah melahirkan. Meski volumenya hanya beberapa tetes, kolostrum mengandung nutrisi dan zat kekebalan tubuh dalam konsentrasi tinggi, termasuk beta-karoten, protein, vitamin, mineral, dan antibodi yang melindungi bayi baru lahir dari infeksi.

Tren Colostrum Harvesting

Belakangan, semakin banyak calon ibu mengenal praktik colostrum harvesting, yakni mengumpulkan kolostrum sebelum bayi lahir dengan teknik memerah menggunakan tangan, lalu menampungnya di wadah steril untuk disimpan. Praktik ini umumnya dianjurkan saat usia kehamilan mencapai sekitar 37 minggu, atas rekomendasi tenaga medis, terutama bagi ibu dengan kondisi seperti diabetes kehamilan atau bayi yang berisiko mengalami gula darah rendah setelah lahir.

Read More

Prosesnya dimulai dengan mencuci tangan dan memijat payudara secara lembut, kemudian memosisikan ibu jari dan telunjuk membentuk huruf C di sekitar areola sebelum menekan perlahan hingga kolostrum keluar. Jumlah yang sedikit tergolong wajar karena lambung bayi baru lahir memang masih sangat kecil. Yang terpenting, proses ini dilakukan dengan nyaman dan sesuai arahan dokter atau bidan.

Selain menjadi cadangan asupan bagi bayi segera setelah lahir, praktik ini juga membantu ibu lebih mengenal tubuhnya dan berlatih teknik memerah ASI sejak dini. Namun tidak semua ibu hamil dianjurkan melakukannya — pada kehamilan berisiko seperti potensi persalinan prematur atau perdarahan, stimulasi payudara sebaiknya dihindari kecuali atas arahan medis.

Momentum Pekan Menyusui Sedunia yang diperingati setiap 1–7 Agustus menjadi pengingat bahwa keberhasilan menyusui juga perlu dipersiapkan sejak masa kehamilan, termasuk memastikan kebutuhan nutrisi ibu tercukupi agar proses laktasi berjalan optimal.

Sumber: Prodia Health Care melalui siaran pers vritimes.com.

Related posts

Leave a Reply