Keberhasilan Pengawasan Mutu Pembangunan Bangunan Gedung Tergantung Kualitas ASN

Jakarta (30/9) – Keberhasilan dalam rangka pengawasan mutu pembangunan bangunan gedung sangat berkaitan erat dengan kinerja dan kualitas Aparatur Sipil Negara (ASN) yang paham betul mengenai penyelenggaraan bangunan gedung, dari tahap penyiapan sampai dengan penyerahan hasil akhir yang harus sesuai dengan pengaturan, pemberdayaan, dan pengawasan, sehingga setiap penyelenggaraan bangunan gedung dapat berlangsung tertib dan tercapai keandalan bangunan gedung yang sesuai dengan fungsinya.

 

Demikian paparan Kepala Pusat Pendidikan dan Pelatihan Jalan, Perumahan, Permukiman, dan Pengembangan Infrastruktur Wilayah (PIW) Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (BPSDM PUPR) Thomas Setiabudi Aden, pada pembukaan Pelatihan Pengawasan Mutu Pembangunan Bangunan Gedung di Balai Diklat PUPR Wilayah III Jakarta, Senin (30/9).

 

Penyelenggaraan bangunan gedung, lanjut Thomas, diharapkan bisa berjalan dengan baik dan mencapai hasil sesuai perencanaan. Namun tak bisa dipungkiri ada beberapa hal tak terduga yang bisa saja terjadi dan proyek yang sedang dikerjakan tidak berjalan sesuai dengan perencanaan, seperti adanya gedung yang rusak dan bahkan memakan korban. Untuk mencegah hal itu, maka dibutuhkan pengawasan, kepastian dan ketertiban hukum dalam penyelenggaraan bangunan gedung, kepatuhan terhadap persyaratan administratif dan teknis bangunan gedung, serta tertib penyelenggaraan pembangunan, meliputi proses perencanaan teknis, pelaksanaan konstruksi, serta kegiatan pemanfaatan, pelestarian, dan pembongkaran bangunan gedung.

 

Atas dasar itu pelatihan Pengawasan Mutu Pembangunan Bangunan Gedung yang merupakan pelatihan teknis pilihan itu dimaksudkan untuk meningkatkan kompetensi ASN agar mampu memahami dan menerapkan tata cara pengawasan pembangunan bangunan gedung. Pelatihan tersebut ditujukan bagi minimal Pelaksana dengan kualifikasi pendidikan S1 Teknik Arsitektur, Sipil, Mekanikal, Elektrikal, atau Tata Lingkungan dengan pengalaman kerja minimal dua tahun di bidang Penyelenggaraan Bangunan Gedung atau Pendidikan minimal D3 dengan pengalaman kerja minimal lima tahun di bidang Penyelenggaraan Bangunan Gedung yang dilaksanakan selama delapan hari efektif (30 September – 8 Oktober 2019) di Jakarta dan diikuti oleh 24 orang peserta dari ASN Kementerian PUPR dan ASN Daerah.

Hotel Santika Premiere Bintaro, BPSDM PUPR, Archipelago International, Neo Soho Mall, Raena Kosmetik, Kemenlu RI, KLHK RI, Kemenkeu RI, Kementan RI, Inspirational Video, Motivational Video