
PT Jasa Marga (Persero) Tbk resmi menjalin kerja sama dengan Kementerian Perhubungan (Kemenhub) untuk mengintegrasikan sejumlah perangkat pengawasan kendaraan di jalan tol ke dalam sistem Bukti Lulus Uji Elektronik (BLUe) milik pemerintah. Perangkat yang diintegrasikan meliputi Weigh In Motion (WIM) untuk mengukur berat kendaraan, RFID Reader untuk identifikasi kendaraan, serta Automatic Number Plate Recognition (ANPR) untuk membaca pelat nomor secara otomatis.
Perjanjian kerja sama ditandatangani pada Senin (10/8) di Kantor Kemenhub, Jakarta, oleh Direktur Utama Jasa Marga Rivan A. Purwantono dan Direktur Jenderal Perhubungan Darat Aan Suhanan, disaksikan Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi. Melalui kerja sama ini, data lalu lintas kendaraan angkutan barang dari platform Jasamarga Integrated Digitalmap (JID) akan terhubung dengan platform Hubnet Kemenhub, mencakup data berat kendaraan, nomor pelat, hingga rekaman CCTV.
Dukung Target Zero ODOL 2027
Integrasi data tersebut dapat dipantau secara real-time melalui Jasamarga Tollroad Command Center (JMTC), sehingga pengawasan terhadap kendaraan Over Dimension Overloading (ODOL) di jalan tol bisa dilakukan lebih cepat dan akurat. Langkah ini menjadi bagian dari dukungan terhadap agenda nasional Zero ODOL 2027, dengan masa sosialisasi hingga akhir Desember 2026 sebelum penindakan efektif berlaku mulai 1 Januari 2027 melalui sistem ETLE HUB Kemenhub.
Rivan A. Purwantono mengatakan integrasi ini merupakan wujud pengawasan berbasis data yang tidak lagi mengandalkan cara manual. Ia menambahkan bahwa perubahan perilaku di seluruh ekosistem angkutan barang, mulai dari perusahaan angkutan hingga pengemudi, menjadi kunci keberhasilan program ini. Sementara itu, Dirjen Perhubungan Darat Aan Suhanan menyebut ETLE HUB sebagai bagian dari rencana aksi nasional lintas kementerian dan lembaga untuk menangani kendaraan ODOL.
Selain penguatan sistem pengawasan, Jasa Marga juga mengajak masyarakat berpartisipasi melaporkan potensi pelanggaran kendaraan angkutan barang melalui aplikasi Travoy atau Call Center Jasa Marga di nomor 133.
Catatan Redaksi. WIM adalah sensor yang ditanam di badan jalan untuk menimbang kendaraan saat melintas tanpa harus berhenti, sementara ANPR membaca pelat nomor secara otomatis lewat kamera. Kombinasi keduanya membuat deteksi kendaraan over dimension overloading (ODOL) berjalan otomatis dan real-time, berbeda dari pemeriksaan manual di jembatan timbang yang selama ini relatif mudah dihindari kendaraan bermuatan lebih.
Sumber: PT Jasa Marga (Persero) Tbk.





