Emas Masih Rawan Turun, Waspadai Level 4.104 dan 4.010

Emas Masih Rawan Turun, Waspadai Level 4.104 dan 4.010
Ilustrasi (AI)

Harga emas dunia (XAUUSD) diperkirakan masih bergerak dalam tekanan jual pada perdagangan Senin (3/8). Menurut analis Dupoin Futures, Geraldo Kofit, harga kembali gagal mempertahankan momentum penguatan di area resistance penting, sehingga peluang pelemahan lanjutan dinilai lebih besar dibandingkan potensi kenaikan.

Sinyal Teknikal Masih Bearish

Dalam analisis time frame harian, emas belum mampu ditutup di atas level resistance 4.104 yang menjadi penghalang utama bagi pembalikan arah ke tren naik. Kondisi ini diperkuat oleh munculnya pola candlestick Bearish Engulfing di sekitar area resistance, serta indikator Stochastic yang masih bergerak turun—menandakan tekanan jual di pasar belum mereda.

Read More

Berdasarkan proyeksi tersebut, Dupoin Futures memperkirakan harga emas berpotensi menuju area support terdekat di level 4.010. Jika level ini gagal bertahan, koreksi harga berpeluang berlanjut lebih dalam. Sebaliknya, respons beli yang kuat di sekitar area itu dapat memicu rebound teknikal, meski masih memerlukan konfirmasi lebih lanjut.

Faktor Dolar AS dan Data Ekonomi

Dari sisi fundamental, pergerakan emas juga dipengaruhi oleh dinamika dolar AS dan imbal hasil obligasi pemerintah AS (US Treasury Yield). Penguatan dolar dan yield yang bertahan tinggi cenderung mengurangi daya tarik emas sebagai aset tanpa imbal hasil. Pasar saat ini juga menanti sejumlah data ekonomi AS—mulai dari inflasi, tenaga kerja, hingga aktivitas manufaktur—yang akan menjadi acuan arah kebijakan suku bunga The Fed.

Di sisi lain, potensi perlambatan data ekonomi AS atau meningkatnya ketegangan geopolitik global dapat mengubah arah sentimen, mendorong permintaan emas sebagai aset lindung nilai (safe haven). Karena itu, investor disarankan tetap mencermati perkembangan data global sebelum mengambil posisi baru.

Sumber: Dupoin Futures (PT. Dupoin Futures Indonesia).

Related posts

Leave a Reply